Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual Perkuat Sinergi Pesantren di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO, – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung kembali menyelenggarakan Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual sebagai upaya memperkuat sinergi antar pesantren dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan. Kegiatan berlangsung di Hotel Aidia Grande, Kota Metro, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan ini merupakan pertemuan kedua yang diikuti peserta dari Zona II, meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Mesuji.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

“Pentingnya kita membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.” ujar Chusnunia Chalim

Ketua Panitia, Radityo, menyampaikan bahwa Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

“Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren.” jelas Radityo Ketua Panitia

 

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari unsur penegak hukum, akademisi, dan tokoh pesantren. Hadir sebagai narasumber antara lain Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rizky D. Cahyo, Dr. Rika Damayanti, M.Kep., Ns., Sp.Kep., Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UIN Raden Intan Lampung sekaligus Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, serta Gus Muhammad Lathoiful Ihsan dari Pondok Pesantren Al Hikmah Way Halim, Bandar Lampung.

Baca Juga:  KPU Tidak Berfi'il, Kunyang Simbol Buruk Bagi Masyarakat Lampung

Peserta kegiatan terdiri atas para kiai, pengasuh pondok pesantren, ustaz dan ustazah, pengurus lembaga kepesantrenan, serta santri dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Sejumlah organisasi dan lembaga kepesantrenan juga turut berpartisipasi, di antaranya RMI PWNU Lampung, Koordinator Jalsah al-Jinsiyah, Nawaning Lampung, RMI PCNU Kota Metro, JP3M Kota Metro, dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Metro.

Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan seksual, mekanisme penanganan yang berpihak kepada korban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pentingnya membangun sistem perlindungan di lingkungan pesantren melalui edukasi, pengawasan, dan koordinasi dengan aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Selain menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik, Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama antarpondok pesantren dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak, aman, inklusif, dan berkeadilan.

DPW PKB Provinsi Lampung berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pesantren dapat dilakukan secara lebih efektif, terstruktur, dan berkesinambungan demi memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh santri di Provinsi Lampung.(Red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Pengerukan Disebut Masih Berjalan Usai Penghentian Sementara, Warga Jalan Sakai Sambayan Minta Pemkot Tegas
Rapat Warga Bahas Kompensasi dan Dampak Pembangunan Angkasa Land, Aktivitas Proyek Sementara Dihentikan
Marindo Kurniawan: Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green
Kadin Lampung Dorong Menkeu Suahasil Nazara Perkuat Efisiensi APBN dan Kepercayaan Investor
DPW APSI Provinsi Lampung Gelar PKPA, Siapkan Calon Advokat Profesional, Berintegritas dan Kompeten
Paralegal): PW Fatayat NU Lampung Resmi Dilantik, Maulidah Zauroh Pimpin Masa Khidmah 2026–2031
Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Provinsi Lampung Berlanjut hingga 10 September
Mantap Maju Menjadi Calon Wakil Bupati Waykanan Periode 2025/2030 Ini Biografi Soni Setiawan ST, MH

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:55

Aktivitas Pengerukan Disebut Masih Berjalan Usai Penghentian Sementara, Warga Jalan Sakai Sambayan Minta Pemkot Tegas

Kamis, 17 September 2026 - 14:23

Rapat Warga Bahas Kompensasi dan Dampak Pembangunan Angkasa Land, Aktivitas Proyek Sementara Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Marindo Kurniawan: Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

Selasa, 15 September 2026 - 19:02

Kadin Lampung Dorong Menkeu Suahasil Nazara Perkuat Efisiensi APBN dan Kepercayaan Investor

Senin, 14 September 2026 - 22:08

DPW APSI Provinsi Lampung Gelar PKPA, Siapkan Calon Advokat Profesional, Berintegritas dan Kompeten

Berita Terbaru