Polda Lampung Tetapkan 8 Tersangka Kasus Penganiayaan Mahasiswa Unila Dalam Kegiatan Diksar

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Polda Lampung resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Lampung (Unila) saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar (Diksar) organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahepel) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Kasus ini mencuat setelah korban, Pratama Wijaya Kesuma, meninggal dunia beberapa bulan usai mengikuti kegiatan tersebut di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan menjelaskan, penyelidikan kasus ini dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/384/VI/2023/SPKT Polda Lampung tanggal 3 Juni 2025 dengan pelapor atas nama Wirna Wani.

Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, ekshumasi jenazah, hingga permintaan pendapat ahli.

“Hasil ekshumasi yang kami rilis pada 7 Oktober 2025 menunjukkan korban meninggal dunia akibat peningkatan tekanan intrakranial karena adanya tumor otak (oligodendroglioma),” kata Indra di Mapolda Lampung, Jumat (24/10/2025).

Meski begitu, lanjut Indra, hasil penyelidikan juga menemukan adanya peristiwa kekerasan fisik yang dialami korban dan peserta Diksar lainnya.

“Kami temukan adanya peristiwa penganiayaan yang dialami korban dan peserta lain selama kegiatan Diksar Mahepel FEB Unila, berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan ahli. Meski tidak menyebabkan kematian, perbuatan tersebut termasuk tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.

Dari hasil pendalaman, penyidik menetapkan delapan orang sebagai tersangka yang terdiri dari panitia dan alumni kegiatan Diksar.

“Para tersangka yang kami tetapkan masing-masing berinisial AA, AF, AS, SY, DAP, PL, RAN, dan AI. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari menampar, menendang, menyeret peserta, hingga memerintahkan kegiatan fisik seperti push-up dan sit-up yang menimbulkan rasa sakit,” jelas Indra.

Ia menambahkan, tindakan para pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman pidana penjara hingga dua tahun delapan bulan.

Baca Juga:  Lapor Pak Polisi, Pemilik Akun Facebook Z_Lukas Diduga Penipu Dalam Penjualan Oline

“Kami memastikan penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat, dan setiap perkembangan akan kami sampaikan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan informasi,” tegas Indra.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban Pratama Wijaya Kesuma mengalami penurunan kesehatan hingga meninggal dunia lima bulan setelah mengikuti kegiatan Diksar pada November 2024.

Polda Lampung menegaskan, proses hukum terhadap para tersangka akan terus berlanjut demi keadilan bagi keluarga korban.

(Irfan) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lapor Pak Polisi, Pemilik Akun Facebook Z_Lukas Diduga Penipu Dalam Penjualan Oline
Pelaku Pembunuhan Pemuda di Lampung Barat Ditangkap Polisi Kurang dari 24 Jam
Polemik Intimidasi Wartawan, Ketua DPRD dan Ketua BK Menghindar: Indikasi Pelanggaran UU Pers Menguat
Viral Kurir Paket Alami Curas di Lampung Utara, Kabid Humas Polda Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Jalan Sepi
Istri Dilecehkan Jadi Motif Pria di Tulang Bawang Bunuh Temannya di Lapo Tuak
Komplotan Pencuri Rumah Kosong Asal Sumsel Dibekuk di Bakauheni
Konsultan Hukum Yoppen Alinda, S.H. Tanggapi Laporan Polisi dari Kliennya Sendiri
Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah Mantan Kades Dilaporkan ke Bareskrim Polri 

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:22

Lapor Pak Polisi, Pemilik Akun Facebook Z_Lukas Diduga Penipu Dalam Penjualan Oline

Senin, 17 November 2025 - 12:36

Pelaku Pembunuhan Pemuda di Lampung Barat Ditangkap Polisi Kurang dari 24 Jam

Sabtu, 15 November 2025 - 17:24

Polemik Intimidasi Wartawan, Ketua DPRD dan Ketua BK Menghindar: Indikasi Pelanggaran UU Pers Menguat

Minggu, 9 November 2025 - 17:37

Viral Kurir Paket Alami Curas di Lampung Utara, Kabid Humas Polda Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Jalan Sepi

Sabtu, 8 November 2025 - 20:00

Istri Dilecehkan Jadi Motif Pria di Tulang Bawang Bunuh Temannya di Lapo Tuak

Berita Terbaru