GMBI Endus Dugaan Markup Pembangunan Puskesmas Pulau Pisang 

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pesisir Barat mengendus dugaan markup pembangunan Puskesmas Pulau Pisang dengan nilai anggaran Rp2,5 miliar.

Ketua GMBI Pesisir Barat Sugeng Purnomo mengatakan Pembangunan fasilitas umum seperti pelayan kesehatan harus mengutamakan mutu untuk jangka panjang. Minggu, 19 Oktober 2025.

“Pengerjaanya harus sesuai dengan standar teknis,mutu terhadap bangunan Fasilitas Umum Puskesmas Pulau Pisang,”katanya.

Dari hasil investigasi di lapangan, tim GMBI melihat Puskesmas Pulau Pisang dibangun asal jadi. Seperti menggunakan pasir laut dan gunung.

“Besi gak sesuai ukuran, Batu Agregat gak sesuai standar beton, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama terlebih itu bangunan dibibir pantai,”katanya.

Bangunan yang menelan anggaran Rp2,5 miliar itu dikerjakan oleh CV. Atha Razka Konstruksi. Atas temuan itu LSM GMBI Pesisir Barat melayangkan surat klarifikasi kepada Dinas Kesehatan dan Kontraktor.

“Kami dari LSM GMBI telah melayangkan surat konfirmasi terhadap CV. ATHA RAZKA KONTRUKSI namun belum ada jawaban dari pihak Kontraktor sampai diturunkanya berita ini “katanya.

Dan Surat juga telah ditembuskan ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat dan telah ditanggapi melalui Pesan Singkat Whats App oleh Kepalda Dinas Kesehatan Saptono.

“Ini akan saya tindaklanjuti ke Pelaksana teknis kegiatan. Untuk di ketahui saya sebagai kepala dinas kesehatan , tidak merangkap sebagai PPK (Pejabat pembuat komitmen ), karena saya ingin melaksanakan management yang akuntabel,”katanya melalui pesan singkat whatsapp.

GMBI Pesisir Barat mendorong Kepala Dinas untuk segera mengambil langkah peninjauan lokasi pembangunan Puskesmas Pulau Pisang.

Karna ada dugaan tidak sesuai spesifikasi

“Kalau bener ditemukan tidak sesuai ya Dinas Kesehatan melakukan Peninjauan Ulang, dan memberikan sanksi kepada Kontraktor,”katanya.

Iya Berharap pihak CV. Atha Razka Konstruksi segera memberikan komentar dengan membalas surat klarifikasi yang dilayangkan GMBI.

Baca Juga:  VIRAL!! Memalukan Abdi Negara: Oknum PNS DINKES LamSel Terancam Dikandangkan, Institusi Dilumuri Noda Poliandri dan Pemalsuan Data

“Kami harap agar pihak terkait merespons surat konfirmasi yang kami berikan”

Jika 1X34 jam surat konfirmasi tidak ada jawaban kami tidak akan segan-segan melaporkan dugaan ini dengan Kejaksaan Tinggi Lampung.

(Tim) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keluarga Besar RSUD Alimuddin Umar mengucapkan Selamat Hari Raya IDUL FITRI
HUT BRI KE – 130 SATU BANK UNTUK SEMUA
Tim Media Dilarang Meliput: Pembangunan RSUD Muhammad Tohir Pesisir Barat, Diduga Tidak Transparan, Edi Samsuri Ingatkan Potensi Pelanggaran Proyek Negara
VIRAL!! Memalukan Abdi Negara: Oknum PNS DINKES LamSel Terancam Dikandangkan, Institusi Dilumuri Noda Poliandri dan Pemalsuan Data
Walikota Metro Resmikan launching IVA Test DNA HPV & Sadanis
Ucap Syukur Walikota Wahdi Dapat Resmikan Intalasi Dialisis Di RSUD Jend Ayani
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52

Keluarga Besar RSUD Alimuddin Umar mengucapkan Selamat Hari Raya IDUL FITRI

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:38

HUT BRI KE – 130 SATU BANK UNTUK SEMUA

Selasa, 25 November 2025 - 17:25

Tim Media Dilarang Meliput: Pembangunan RSUD Muhammad Tohir Pesisir Barat, Diduga Tidak Transparan, Edi Samsuri Ingatkan Potensi Pelanggaran Proyek Negara

Selasa, 11 November 2025 - 17:23

VIRAL!! Memalukan Abdi Negara: Oknum PNS DINKES LamSel Terancam Dikandangkan, Institusi Dilumuri Noda Poliandri dan Pemalsuan Data

Minggu, 19 Oktober 2025 - 17:27

GMBI Endus Dugaan Markup Pembangunan Puskesmas Pulau Pisang 

Berita Terbaru