BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Unit Pelaksana Teknis Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung (UPT DLH) Tanjung Karang Pusat melaksanakan kegiatan pembersihan sedimen, pengangkutan sampah, serta penanganan material sisa pembersihan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan perkotaan, khususnya pada jalur utama yang menjadi wajah Kota Bandar Lampung.
Pembersihan sedimen difokuskan di Jalan Raden Intan, tepatnya di depan Sate Cak Umar dan Holland Bakery, yang sebelumnya masih terdapat gundukan tanah sisa pengerukan sedimen saluran drainase. Material tersebut dinilai perlu segera diangkut agar tidak mengganggu estetika jalan protokol maupun aktivitas masyarakat.
Kepala UPT DLH Tanjung Karang Pusat, Hendro Rudyanto, SH, hadir langsung untuk memantau jalannya kegiatan bersama seluruh Tim TRC UPT DLH TKP. Kehadiran pimpinan di lapangan menunjukkan keseriusan dalam memastikan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai target.
Selain pembersihan sedimen di Jalan Raden Intan, armada dump truck UPT Pengelolaan Sampah DLH Tanjung Karang Pusat juga diterjunkan untuk mendukung pengangkutan sampah hasil kegiatan kurve dan material tebangan pohon di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di wilayah Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, sekitar Tugu Adipura.
Dalam kegiatan tersebut, armada dump truck yang dikemudikan oleh Firdaus membantu percepatan pengangkutan sampah dan material hasil pembersihan lapangan. Sementara itu, pengangkutan sisa sedimen di Jalan Raden Intan turut dibackup oleh armada Satgas yang dikemudikan Ifan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penumpukan material yang berpotensi menyumbat saluran air, mengurangi risiko genangan saat hujan, serta menjaga kebersihan kawasan pusat kota. Selain itu, penanganan cepat terhadap sisa sedimen dan sampah juga menjadi bagian dari upaya mendukung tata kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
UPT DLH Tanjung Karang Pusat menegaskan akan terus meningkatkan respons cepat terhadap laporan masyarakat dan kondisi lapangan, khususnya terkait kebersihan lingkungan, sedimentasi drainase, serta pengangkutan sampah di wilayah Kota Bandar Lampung.
“Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar perwakilan UPT DLH dalam kegiatan tersebut.
Dengan sinergi antara petugas lapangan, armada operasional, dan partisipasi masyarakat, diharapkan Bandar Lampung dapat terus menjadi kota yang bersih, indah, dan nyaman bagi seluruh warganya.(Red)











