YPHLI DAN WARGA GUYUR CAIRAN DESINFEKTAN DI PULO KAMBING

JAKARTA tirasnusantara.com – WHO telah menetapkan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) yang menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global dan Pemerintah Indonesia menetapkan Covid -19 sebagai bencana nasional (bencana non alam)
Dalam upaya memutus rantai penularan penyakit beberapa daerah sudah melakukan beberapa pencegahan.
Program tersebut Salah satunya dengan melakukan penyemprotan Desinfektan di . Sekitar 125 KK warga rt03 rw02 Klender Jatinegara Cakung Jakarta timur, sabtu, 11/ 04/29  dengan menyiapkan  cairan Desinfektan untuk dipergunakan dalam giat sosial penyemprotan Desinfektan dalam mencegah Covid-19.
Upaya yang dilakukan Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia ( YPHLI ) ini dilakukan karena semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat tersebut untuk bersama sama menanggulangi virus ini.
Menurut ketua Umum YPHLI,  Boy junafiah mengatakan Ditengah berlakunya PSBB kita masih bisa melakukan upaya konkret.Kita sangat apresiasi terhadap warga yang sudah berkontribusi baik langsung maupun tidak langsung.
Sekiranya hari kiamat hendak terjadi sedangkan ditangan kita ada bibit pohon maka apabila kita mampu menanam sebelum terjadi kiamat maka hendaklah kita menanamnya.
Ini adalah sebuah logika tentang apa yang bisa kita berikan buat lingkungan dan orang orang dekat sekitar kita.Harapannya kegiatan ini bisa menjadi candu bagi masyarakat untuk mencegah berkembangnya virus Covid-19 ini.
Sementara itu sesepuh warga, Ali Azhari pada media  mengatakan agar masyarakat untuk sadar bahwa wabah virus ini merupakan musuh bersama dan wajib untuk ditumpas habis.” Kami melakukan  kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh warga rt03 rw02 Klender jatinegara cakung.
Karena Masyarakat sangat mendukung terhadap kegiatan penyemprotan Desinfektan ini maka kami melakukan berkelanjutan, kegiatn ini dihadiri  warga sekitar yang juga ambil bagian sekaligus bertindak sebagai pelaksana lapangan.
Kami melakukan penyemprotan ini yang dilaksanakan seminggu sekali selama virus Covid-19 ini masih ada.Mudah mudahan wabah ini segera musnah dari peredaran ujar Ali. (Tony.S/team)