WAW, Perusahaan Diduga Rekayasa Surat Tilang

Bandar lampung Tirasnusantara.Com.
Sopir Truk merek Hino yang bernama Erpan menduga mobil yang iya kemudi mobil bodong dan saya Merasa di rugikan atas perbuatan oknum kepala kendaraan PT Arta Mandiri sukses. bandar lampung tepat nya di jalan Ir Sutami kelurahan waylaga kecamatan suka bumi bandar lampung.

Erpan selaku driver/sopir truk Merek Hino warna hijau daun menceritakan kepada Tim Tirasnusantara 01/04. Bermula saya bekerja membawa mobil sebagai sopir truk PT Arta mandiri sukses pada 06/11/2019 lalu. telah menjadi karyawan dan sebagai Driver/sopir di PT Arta mandiri sukses dan saat saya ingin menjalakan tugas sebagai sopir seharus nya di berikan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan kir. tapi lain yang di berikan oleh seorang oknum kepala kendaraan Riki. saat saya membawa satu unit mobil merek HINO nomor polisi (nopol) BE 9146 BU. saya di berikan surat tilangan yang sudah tercantum nama saya dan tanda tangan saya dengan tanggal 06/11/2019. itupun saya di suruh ambil di salah satu stap PT Sindex yang bernama ANA di daerah kelurahan kuala kecamatan teluk betung selatan bandar lampung,”paparnya.

Benar mas saya di suruh ambil Surat tilangan di salah satu Stap PT Sindex di rumah nya pada malam hari 06/11/2019 lalu. yang bernama ANA. sedangkan saya tidak pernah merasa di tilang sayakan baru kerja bawa mobil Truk itu merek HINO BE 9146 BU tapi mengapa saya di kasih surat tilangan ada apa dengan mobil tersebut kuat dugaan saya mobil itu mobil bodong,”ujarnya.

Jujur saya merasa di rugikan dan saya tidak terima saya akan menuntut pihak oknum PT Arta mandiri sukses yang telah memalsukan tanda tangan saya dan nama saya. secara aturan seorang sopir saya mempunyai surat izin mengemudi (SIM) dan saya tidak pernah di tilang. akibat pemalsuan Surat tilang pada saat saya membawa mobil melintas di daerah kabupaten tulang bawang pada tanggal 03/11/2019 lalu ahir nya saya di tilang pihak satlantas polresta tulang bawang di karnakan mobil yang saya bawa tidak ada surat tanda kendaraan (STNK) dan ahir nya SIM saya yang di Tilang,”tegasnya.

Setelah mendapat keterangan dari Erpan seorang sopir PT Arta mandiri seukses. Tim Tirasnusantarapun telah melakukan pengecekan kepada pihak kejaksaan yang pada saat itu sekira jam 15:00. 02/04/2020 akan tetapi kantor nya sudah tutup dan bertemulah dengan seorang tukang parkir di kejaksaan iya ingin membantu. coba akan saya tanyakan dulu kepada orang kejaksaan tapi setelah di lakukan pengecekan ternyata blangko penilangan belum di kirim bang oleh pihak satlantas polresta bandar lampung coba abang tanyakan dulu sama satlantas polresta bandar lampung menurut keterangan pk yuli salah satu pegawai kejaksaan yang di sampaikan oleh tukang parkir Heri,”jelasnya.

Setelah itu pihak tim Tirasnusantara mengecek melalui aplikasi E-tilang dan ternya surat tilangan berbeda dengan nama yang tercantum di dalam surat tilangan tersebut. yang mana seharus nya surat tilangan didalam tertera merek mobil Truk dengan nomor polisi BE 9146 BU dengan tanggal 06/11/2019 dan atas nama driver/sopir Erpan dan nama penyidik Rendy F. tapi setelah di kroscek melalui aplikasi E-tilang muncul dengan nama yang berbeda dan ternyata yang di tilang itu kendaraan bermotor (roda dua) dengan atas nama Tiara selaku pemilik kendaraan roda dua atas nama penyidik Arief mulyana bahkan yang di tilang itu surat izin mengemudi (SIM) di dalam aplikasi E-tilang terlihat jelas dugaan penyalah gunaan dokumen kepolisian.

Riki Selaku kepala kendaraan Saat di konfirmasi melalui telphon seluler pada 03/04 menjelaskan bahwa mobil milik perusahaan kami semua ada STNK KIR dan BPKB jika benar itu bermasalah silahkan laporkan saja PK kepada pihak kepolisian,”tegasnya,”saat di minta bukti kepemilikan mobil tersebut Riki tidak memberikan jawaban bahkan memblokir What sApp milik wartawan yang bernama Riyanto.. (Riyanto & Elizar)