Tokoh Mayarakat Ngaras Minta Kepsek Ahiri Polemik Internal SMPN.7 Krui

NGARAS tirasnusantara.com – Terkait polemik Internal SMPN.7 Krui menggelitik hati SA selaku tokoh masyarakat Ngaras, pasalnya kepada team tirasnusantara.com SA menyampaikan bahwa statement yang dilontarkan oleh M. Nairi selaku Kepala Sekolah tidak bisa dicerna dengan logika.

“Jujur terkait polemik Internal SMPN.7 Krui menggelitik hati saya selaku masyarakat Ngaras, dalam penyampaiannya M. Nairi selaku Kepala Sekolah cenderung menyudutkan bawahan, bukannya meredam persoalan, sehingga ini yang tidak bisa dicerna oleh logika. “Paparnya.

Mustahil seorang HERMA WATI, S.Pd selaku guru BK dapat mengambil satu kebijakan tanpa ada petunjuk dari atasan dalam hal ini Kepala Sekolah.

Apa lagi persoalan itu menyangkut masa depan anak, termasuk kebijakan dalam penentuan uang denda, serta pemberhentian peserta didik dari sekolahnya.

Kalau saya menilai masalah pemberhentian peserta didik dari sekolah, dan pemaksaan pemberian uang denda, saya tidak yakin kalau itu semua tidak ada ikut campur  pimpinan, karena secara akal sehat tidak mungkin anak buah menyampaikan keputusan sepihak tanpa ada rekomendasi dan arahan dari atasannya.

Janganlah figur pemimpin memberikan keterangan dengan berbohong, sehingga  terkesan tidak propesional dalam menjalankan tugas selaku pimpinan, dan akhirnya malah memperkeruh suasana saja.

Seharusnya selaku unsur pimpinan lebih bijak dan dapat memberikan contoh yang baik, sehingga program wajib belajar yang dikampanyekan oleh pemerintah benar-benar dapat berjalan sesuai harapan.

Saya selaku masyarakat Ngaras berharap kepada pihak sekolah khusus kepada Kepala Sekolah agar kedepan tidak terulang lagi masalah yang serupa, dan selesaikan masalah ini secepat mungkin dengan melibatkan semua unsur, jangan dibiarkan terus berkepanjangan dengan saling menyudutkan, “Pintanya. (Mus/team)