Tidak Ingin Putus Sekolah, Manda Berharap Ada Orangtua Asuh Untuknya

Terusan Nyunyai Lampung Tengah tirasnusantara.com — Takut putus sekolah, Manda seorang anak dari satu keluarga miskin berusia 11 tahun, asal Kampung Tanjung Anom Terusan Nyunyai Lampung Tengah berharap ada orangtua asuh yang berkenan membiayai sekolahnya.

“Bapak sering gak punya uang untuk biaya sekolah, Manda enggak mau putus sekolah, Manda pengen sekolah tinggi biar bisa bahagiain bapak dan adik,” kata Manda, kepada tim relawan Komil Lampung.

Diusianya yang masih sangat belia, Manda sendiri terpaksa harus kehilangan kasih sayang ibunya yang pergi meninggalkan mereka tanpa ada kabar berita. Sehingga dia kini harus jadi sosok kakak sekaligus ibu bagi adiknya yang masih berusia 5 tahun, saat ayahnya pergi mencari nafkah.

Tim relawan Komil Lampung yang datang membawakan sembako serta alat tulis dan baju lebaran untuk Manda dan adiknya tak kuasa menahan haru saat mendengar keinginan kuat Manda untuk terus bersekolah.

“Insha Allah nanti akan kita pantau terus dan kita berikan bantuan jika diperlukan,” kata Sekretaris Komil Lampung, Aldi Zulkipli.

Aldi menjelaskan, awal perkenalan Komil Lampung dengan Manda adalah saat Manda menderita pembengkakan kelenjar dilehernya.

“Dulu Manda mengalami pembengkakan kelenjar dileher, alhamdulillah sekarang sudah sembuh,” imbuh Aldi.

Sementara itu, ketua TP PKK Kampung Tanjung Anom Ny. Wasis Trisno Hadi mengatakan, pihaknya juga tidak akan tinggal diam, pasti akan terus membantu keluarga ini.

“Keluarga ini tergolong keluarga tidak mampu, makanya sudah dipastikan masuk dalam list kami, sehingga jika ada bantuan pasti akan mendapatkan,” katanya sembari memberikan uang saku untuk Manda dan adiknya.

Manda sendiri saat ini duduk dikelas 5 SDN 2 Tanjung Anom. Karena kemiskinan yang membelit keluarganya, Manda terpaksa berperan ganda dirumahnya, sebagai ibu dan juga sebagai kakak. Semua pekerjaan rumah dia kerjakan sambil mengasuh adiknya. Sementara ayahnya yang merupakan buruh serabutan, harus berpeluh keringat setiap hari mencari nafkah untuk mereka. (Wd / amin)