Soal Pasien Dijemput Paksa, Jubir Gugus Tugas Minta Keluarga Tidak Panik

BANTAENG tirasnusantara.com – Salah satu keluarga pasien di RSUD Bantaeng dilaporkan menjemput paksa seorang pasien, Senin, (13/7/2020).
Keluarga sempat panik karena menduga pasien tersebut akan menjalani karantina di Makassar.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, pasien yang bersangkutan belum positif Corona. Dia menyebutkan pasien itu akan menjalani swab test, sore ini.

Dia menambahkan,pasien itu belum akan dirujuk ke Makassar pasien itu baru akan dipindahkan ke ruang isolasi untuk penanganan medis selanjutnya.

“Sore ini, pasien itu dalam penanganan tim gugus kecamatan dan puskesmas, ” jelas dia

Dia juga meminta agar keluarga pasien tidak panik. Apalagi kata dia, pasien yang bersangkutan sudah bersedia untuk menjalani isolasi mandiri dirumahnya.
“Pasien yang bersangkutan sekarang sudah ada dirumahnya untuk isolasi mandiri,” kata dia.

Direktur RSUD Bantaeng, dr Sultan mengatakan, pasien itu masuk ke RSUD Bantaeng pada 11 juni lalu dengan riwayat penyakit tertentu setelah melalui foto Thorax, di temukan ada indikasi Covid-19.
“Karena adanya indikasi, makanya kita ingin simpan diruang isolasi, bukan berarti dibawa ke Makassar, ” jelas dia.

Dia mengatakan, pasien itu masih harus menjalani swab test sebelum divonis Covid-19. “Pasien yang bersangkutan belum divonis positif Covid-19,” jelas dia. (Harian/Ana/team)