Sebanyak 1044 Orang Warga Binaan Lapas Kelas II A Bangkinang Peroleh Remisi, dan 6 Orang Langsung Bebas

Kampar, tirasnusantara.com – Sebagai nikmat dan Anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Kemerdekaan memang perlu disyukuri. Karena rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat pada umumnya, dan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan pada khususnya. Pada HUT RI ke-74 tahun ini yang memperoleh Remisi sebanyak 1044 orang, dan 6 orang langsung bebas.

 

Demikian disampaikan langsung oleh Plh Bupati Kampar, Drs. Yusri, M.S.i, dalam kata sambutannya, dalam rangka pemberiaan remisi umum kepada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bangkinang. Sabtu, (17/8/2019).

 

Diantara 6 orang yang langsung bebas tersebut yaitu, Hugeng Joko Susilo, Poniman alias Iman bin Alm Safari, Suhaimi Alias Suhai, Bin Hasan, Andre Saputra, Bin Bambang Sutrisno, Martin Sinaga, Bin Sahat Sinaga, dan Marjoko Bin Martejo, sementara lainnya peroleh remisi 1 bulan sampai 6 bulan.

 

Sebagaimana pada tahun – tahun sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, dan Keputusan Presiden Republik lndonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi ; Warga Binaan Pemasyarakatan akan diberikan Remisi (pengurangan pidana). Sebab Remisi diberikan bagi Narapidana dan Anak yang untuk sementara harus menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan, atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak, maupun Rumah Tahanan Negara,” Kata Plh Bupati Kampar.

 

Kemudian pemberian Remisi ini seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu. Karena Remisi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatakan kompetensi diri.

 

“Dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri, serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional. Sebab Remisi ini adalah waktu yang di tunggu – tunggu oleh semua Narapidana di seluruh Indonesia,” jelas Drs. Yusri M.S.i lagi.

 

Selanjutnya melalui pemberian Remisi ini diharapkan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan, agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggungjawab. baik tanggungjawab kepada Tuhan Maha Pencipta, maupun kepada sesama manusia.

 

Pada kesempatan ini saya sampaikan, bahwa kondisi Lapas/Rutan mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kondisi Lapas/Rutan yang kelebihan penghuni diatas 100% saat ini menjadi sumber segala permasalahan, bahkan terkadang menjadi alasan “pembenar” terhadap terjadinya penyimpangan – penyimpangan di Lapas/Rutan.

 

Karena masih banyak kita dengar adanya dugaan pengendalian, dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel, dan pungutan liar yang terjadi di dalam Lapas/Rutan, sebab semuanya berakar pada masalah kelebihan penghuni. Sampai dewasa ini Lapas/Rutan belum mampu move on, dan masih saja terpontang- panting dihajar berbagai isu – isu klasik yang selalu muncul, dan tak kunjung habisnya,” ucap Plh Bupati Kampar.

 

Sebab hal ini terbukti dengan ruang udara pemberitaan, maupun lini massa sosial media yang tak pernah sepi dari segala permasalahan yang berkaitan dengan penyimpangan, ataupun pelanggaran di Lapas/Rutan. Maka dari itu kita harus membagun awareness, agar kita tidak selalu menjadi bulan – bulanan. Langkah-langkah dan upaya pembenahan melalui porgram Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan harus terus di lakukan.

 

Sementara itu, Program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan sangat sesuai dengan tema perayaan Ke-74 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yaitu, “SDM Unggul Indonesia Maju,” dimana sama – sama memiliki fokus dalam upaya peningkatan kualitas SDM. Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang menjadi pilihan untuk solusi penyelesaian permasalahan – permasalahan pemasyarakatan harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan, sehingga dapat mengantarkan mereka menjadi manusia yang berkualitas, terampil, dan mandiri.

 

Sehingga kemudian mereka mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia yang mendukung, dan memajukan perekonomian nasional.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia,” Tutup Drs.Yusri M.S.i.

 

Lebihlanjut Kepala Lapas Bangkinang, Herry Suhasmi dalam arahannya juga menyampaikan, bahwa pada perayaan HUT RI ke-74 tahun ini. Lapas Kelas II A Bangkinang memberikan Remisi kepada Naripidana sebanyak 1.044 orang, dan diantaranya 6 orang dinyatakan Bebas. Remisi Juga diberikan kepada warga binaan dengan besaran Remisi 1 bulan sebanyak 155 orang, Remisi 2 bulan sebanyak 194 orang, Remisi 3 bulan sebanyak 365 orang, remisi 4 bulan 215 orang, remisi 5 bulan sebanyak 101 orang, dan Remisi 6 bulan 09 orang,” terangnya.

 

Untuk di ketahui juga, bahwa pada tahun ini Dinas Kesehatan telah memberikan bantuan seorang Dokter kepada Lapas Kelas II A Bangkinang. Untuk selalu mencek kesehatan para Narapidana, dan juga pada tahun ini Lapas Kelas II A Bangkinang ini baru naik tingkat, dari Kelas II B Bangkinang, menjadi Kelas II A Bangkinang,” ujar

 

Pada kesempatan tersebut, Plh Bupati Kampar menyerahkan bantuan sembako kepada Warga binaan, dan penyerahan hasil karya warga binaan Kepada Plh Bupati Kampar. ( Rilis / Robinson Tambunan).