Rudi Maryoto; Kampung KB Bermuara Pada Pembentukan Karakter Sesuai Dengan Nilai Agama Serta Norma Dimasyarakat

PESAWARAN tirasnusantara.com – Pemerintah Desa Sukadadi kini memiliki kampung tematik baru, yakni Kampung KB . Di dalamnya bergerak secara aktif para kader pemberdayaan perempuan dan anak.

“Kepala desa sukadadi Rudi Maryoto menjelaskan, Tujuan kami ciptakan Kampung KB, yang nantinya bisa bermuara pada pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai agama serta norma di masyarakat, Selasa (13/10/2020).

Iapun menambahkan, kampung tematik kampung KB ini letaknya didesa sukadadi tepat dipinggir Kota gedong tataan.

” Kampung Ini dimaksudkan untuk memutus rantai kemiskinan, menekan angka kekerasan pada anak dan perempuan, serta menekan ledakan laju pertumbuhan penduduk,

” Semua berada atau diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Jadi bukan akhlak saja yang musti bagus, tapi kita juga harus bisa memutus rantai kemiskinan,” kata maryoto,

Kepala desa sukadadi itupun ( maryoto ) menjabarkan program Kampung KB sejalan dengan program pemerintah pusat dalam upaya pengendalian pertumbuhan penduduk yang dilakukan melalui program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Dibutuhkan komitmen, kordinasi, kerja sama dan kolaborasi oleh semua pihak yang terlibat, saya yakin bahwa intervensi program KKBPK dapat mensukseskan program kampung KB kedepannya,” jelas maryoto

Lalu, diadakan pertemuan kelompok kerja, dilanjut lokakarya mini yang memberdayakan para ibu rumah tangga di dalamnya. Juga akan dilakukan pembinaan yang terjun langsung ke keluarga-keluarga yang ada dimasing – masing dusun tersebut.

“Dari sanalah kampung KB akan berkembang menjadi Kampung Samawa sakinah mawadah warrohmah, Barulah indikator ketahanan keluarga bisa dicapai, begitu juga dengan fungsi keluarga bisa dilaksanakan,” katanya.

Dengan begini, kerukunan berkeluarga bisa terpenuhi. Sehingga jangka panjangnya, angka perceraian suami istri juga menurun.

“Juga tentunya perbaikan pada pola asuh anak agar menjadi generasi penerus bangsa tutupnya. (A. Yani)