Proyek Semenisasi di Desa Batu Langka Kecil Kuok, Baru Selesai Dibangun Sudah Retak – retak

Kampar, tirasnusantara.com – Seolah – olah tidak ada rasa takut dan efek jera, diduga kongkalingkong penggunaan dana desa terus bermunculan.

Kali ini, warga Desa Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, merasa kecewa terhadap pelaksanaan untuk Pembangunan Box Cover yang sedang dikerjakan di RT 002 RW 001 Dusun Sungai Jirak, dan Pembangunan Semenisasi yang telah siap sebulan yang lalu di RT 01 RW 01 Dusun Batu Langka Kecil, tidak menggunakan papan informasi.

 

Hal tersebut dikatakan SY, salah seorang tokoh masyarakat, sekaligus mantan Ketua Pemuda Desa Batu Langkah Kecil kepada awak media melalui telepon selulernya, kami sangat kecewa dan prihatin. Tentunya kami sebagai masyarakat seharusnya berhak melihat papan informasi dari Pemerintahan Desa, karena itu kewajiban Kepala Desa beserta stafnya. Seperti papan nama, berapa anggaranya, dan siapa penanggungjawab proyeknya tersebut,” jelasnya. Rabu, ( 11/12/19).

 

Menurut SY, pengerjaan proyek semenisasi yang terletak di RT 01 RW 01 Dusun Batu Langka Kecil ini, baru selesai dikerjakan lebih kurang sebulan lalu sudah retak dan patah. Ibaratnya baru usianya seumur jagung, sudah rusak. Diduga pekerjaan dilapangan tidak sesuai, contohnya saja dengan tukang. Karena sampai sekarang tukang tidak tahu macam mana gambaran tentang box cover itu seperti apa, dan juga terkait upahnya diduga tidak sesuai,” kata SY lagi.

 

Kemudian pengerjaan proyek semenisasi yang terletak di RT 005 Dusun Batu Langkah Kecil itu, dari awal sampai selesai tidak dipasang plang informasinya. Jadi masyarakat tidak tahu siapa penanggungjawab proyek, berapa nominal anggaranya, anggaran dari mana, dan berapa volumenya?

 

Sementara itu, kami selaku masyarakat mengharapkan pemerintahan desa harus transparan, dan terbuka kepada masyarakat. Tidak menyembunyikan anggaran proyek – proyek yang akan dikerjakan, bahwa keterbukan dan transparan telah dituangkan pemerintah dalam Undang – undang (UU) Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP),” imbuh SY.

 

Selanjutnya kepada Pemerintah Kabupaten Kampar ataupun instansi terkait, tentunya kami selaku masyarakat mohon ditindaklanjuti. Sebaiknya pemerintahan Desa Batu langkah kecil ini di ingatkan, dan ditindak tegas,” pinta SY.

Karena selama ini kami ketahui, plang anggaran itu kadang dipasang ketika proyek sudah mau selesai. Kemudian dipasang ketika proyek itu di komplain masyarakat, jika tidak ada yang komplain atau mereka anggap itu aman – aman saja tidak pernah dipasang plang anggaran itu pak,” tutupnya.

 

Tempat terpisah, Kaur Pembangunan Desa Batu Langka Kecil, Mustapa Kamal, sekaligus selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK) menyampaikan, kayunya belum dibeli. Kalau balihonya sudah kita buat, tapi belum sempat dipasang,” terangnya.

 

Kemarin itu istri saya dirawat di rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Bangkinang, jadi anggota TPK kita tidak dipasangnya plang anggaran itu. Kalau untuk anggaran box cover dan semenisasi itu coba saya tanya dulu sama bendahara berapa anggarannya. Kurang jelas pula sama saya berapa anggarannya, saya lagi dijalan sekarang,” ungkap Mustapa secara berbelit – belit.

 

Terakhir Kepala Desa Batu Langkah Kecil, Jhonnedi S.Ag, saat dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya tidak bisa dihubungi. Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari sang Kepala Desa tersebut. ( Robinson Tambunan).