Provokasi Warga Saat Pelaksanaan Eksekusi Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan Polisi

Kuantan Singingi, tirasnusantara.com – Terkait adanya kegiatan pelaksanaan tahap ke-3 eksekusi lahan Sengketa Perdata antara PT Wanasari Nusantara dan masyarakat Kecamatan Singingi beserta masyarakat Kecamatan Singingi Hilir, Polres Kuansing beserta Jajaran dibackup Samapta Polda Riau dan Brimob Polda Riau, serta Kodim 0302 Inhu melakukan pengamanan pada hari ini di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Kamis, ( 06/08/20).

 

Kemudian ketika di lokasi eksekusi lahan tersebut, pada saat pembacaan putusan eksekusi sampai selesai oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, situasi berjalan dengan aman dan lancar.

 

Kapolres Kuansing, AKBP. Henky Poerwanto, S.I.K, M.M, saat di lokasi eksekusi terlihat tengah memimpin pelaksanaan pengamanan. Situasi sempat memanas, dengan adanya aksi provokasi salah satu warga inisial IA yang melakukan aksinya menabrakkan dirinya ke petugas pengamanan. Guna mencegah warga lainnya terprovokasi, inisial IA sempat diamankan oleh petugas.

 

Tidak lama kemudian, Kakak Kandung inisial IA yang juga sebagai karyawan PT. Wanasari Nusantara datang meminta maaf kepada petugas, selanjutnya menjemput adik kandungnya tersebut dari petugas pengamanan.

Menurut Kapolres Kuantan Singingi, AKBP. Henky Poerwanto, S.I.K, M.M, mengatakan,  sebelumnya petugas juga telah mengamankan 1 senjata tajam jenis pedang pendek dari pinggang warga inisial ST, yang saat ini telah diamankan di Polres Kuansing. Berdasarkan hasil pemeriksaan, inisial ST bukanlah warga setempat yang lahannya dieksekusi. Melainkan warga pendatang dari Medan, yang khusus datang untuk menghadiri pelaksanaan eksekusi. “Kami tengah mendalami motif yang bersangkutan membawa sajam pada saat pelaksanaan eksekusi tersebut,” terangnya.

 

Sumber : Kapolsek Singingi.

Editor : Zul.