Predikat WTP Ke-V BPK_RI, Tuba Dipertanyakan, ketika Anggaran DPRD diduga diserap KORUPTOR.

Tulang Bawang tirasnusantara.com,- Lembaga Swadaya Masyarakat Lsm Lir_Tuba, yang ikut berpranaktip dalam melakukan pengawasan penggunaan keuangan daerah Kabupaten Tulang Bawang, serta bekerjasama dengan Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Tuba “Junaidi Ar, akan melakukan aksi turun kejalan, terkaid perihal dugaan bobrognya penggunaan keuangan daerah khususnya sekretariat DPRD Tuba.

Ketua FPII Tuba ” Junaidi Ar, menduga penggunaan dana keuangan yang tidak tepat guna alias bobrog disekretariat DPRD Tulang Bawang dari tahun 2018 – 2019, syarat dengan laporan palsu terhadap pertanggungjawaban Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK_RI).

“Junaidi Ar, menambahkan sebagai ketua FPII disekretariat wilayah Tuba, tentunya ia tidak akan bosan dan menyerah dengan waktu, dan ia akan mengajak rekan media yang telah tergabung dalam Forum Pers Independen Indonesia (FPII) menghadap Sekretaris wilayah FPII diprovinsi Lampung untuk menjumpai Ketua Perwakilan BPK _RI yang berada dibandar lampung.

”Lanjut Junaidi Ar, Selain dirinya sebagai sekwil FPII Tuba, dia juga sebagai ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (Lsm) Lir_Tuba, tentunya ia menyoroti penggunaan anggaran daerah tulang bawang dari tahun 2018 – 2019, semakin melemah dan sewajarnya belum bisa menyandang Prdikat WTP Ke-V.

Lalu kemudian Meruncingnya berita buplik rekan media, beberapa waktu lalu terkesan menggetarkan para hati oknum disekretariat DPRD Tulang Bawang, hingga mereka memanfaatkan oknum salah satu Lembaga LSM, untuk dapat berkoordinasi, kepada salah satu anggota Lir _Tuba agar jangan sampai turun kejalan dan melakukan aksi, karena pihak ASN disekretariat DPRD Tuba, segera bertanggungjawab terhadap penyelesaian kepihak media.

Namun sampai batas waktu yang ditentukan jelas ketua FPII Tuba, tidak juga ada jawaban, bahkan para Pejabat ASN disekretariat DPRD Tuba terkesan menghindari kantor Sekretariat Dprd Tuba, agar tidak bisa bertemu para rekan media, hingga berita ini diterbitkan tidak satupun Pejabat ASN Tuba yang enggan berkomentar.

Ketua FPII Tulang bawang “Junaidi Ar, menilai Lemahnya Pembinaan Serta pengawasan Sekretaris Daerah (SEKDA) terhadap kinerja ASN hingga ‘Pembiaran tanpa tindakan tegas dari Seorang Bupati Tulang Bawang terhadap bawahannya dalam menjalankan tugas pungsi sebagai Pejabat Publik dinilai tidak sesuai dengan Standar Program yang diberinama Bergerak Melayani Warga (BMW).

Ditempat terpisah rekan media, mengeluhkan perihal sama terhadap pelayanan ASN sekretariat DPRD Tuba, yang terkesan menghindari untuk ditemui wartawan, keluhan terkaid pertanggungjawaban terhadap Prusahan Pt, tempat mereka bekerja yang sampai saat ini belum terselesaikan sangat berdampak buruk bagi prusahaan tempat mereka bekerja.

Hingga Sampai berita ini diterbitkan belum ada satupun Pejabat ASN disekretariat DPRD Tuba, dapat ditemui untuk memberikan komentar dan tanggapan penggunaan dana publik ‘tutupnya.(  Jun / amin )