Pratin Sumber Agung Diduga Tilep Anggaran Pembelian Pupuk Kelompok Tani

Pesibar tirasnusantara.com – Dugaan penggelapan angaran Dana Desa ( DD ) tahun 2018 oleh oknum Peratin Sumber Agung Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat akhirnya terungkap.

Adapun modus operandi yang dilakukan dengan mengagarkan pengadaan bantuan pupuk kepada dua kelompok tani di Pekon setempat.

Adanya dugaan penganggaran belanja piktif dari Dana Desa tahun 2018 tersebut, terkuak pada hari selasa 03/05/2020 saat sejumlah anggota DPRD Pesisir Barat bersama jajaran Inspetorat dan pihak Kecamatan melakukan kroscek dilapangan.

Pada kegiatan tersebut ditemukan ada dua kelompok tani yakni poktan MAJU BERSAMA beranggotakan 22 (Dua Puluh Dua) orang. Poktan TUNAS MEKAR beranggotakan 28(Dua Puluh Delapan) orang.

Dalam berita acara yang ditanda tangani masing masing anggota menerima 400 kg pupuk jenis OREA dan jenis NPK PONSKA.

Sugito selaku ketua Poktan TUNAS MEKAR saat dikonfirmasi oleh team tirasnusantara.com mengatakan, “Kami tidak pernah merasa menerima pupuk dari Pekon, baik pun itu bantuan hibah maupun pinjaman.

“Kami tidak merasa menerima pupuk tersebut, dan kami bersama seluruh anggota sudah membuat peryataan tertulis bahwasanya kami benar benar tidak pernah merasa menerima pupuk dan menadatangani tanda terima barang pada tahun 2018 tersebut, hal ini juga sudah kami jelaskan dengan pihak DPRD, Insfektorat, dan Kecamatan, “Tegasnya.

Ditempat terpisah Piddinuri selaku wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Pesisir Barat yang turut hadir pada acara Evaluasi bersama dikantor Camat Kecamatan Ngambur membenarkan adanya hal tersebut.

“Benar kami sudah turun langsung bersama beberapa agota DPRD, dan kami sudah adakan rapat dengar pendapat bersama pihak Inspetorat dan pihak-pihak terkait, acaranya dikantor Camat Kecamatan Ngambur.

Ini merupakan tindak lanjut adanya laporan masyarakat bahwa ada dugaan penggunaan Dana Desa yang dipiktifkan, sehingga ada indikasi mengakibatkan kerugian Negara dan masyarakat, “Terangnya.

“Kami meminta pihak terkait segera mengusut tuntas dugaan belanja piktif dan dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut, kasian masyarakat dijadikan objek kepentingan oknum seperti itu, “Pintanya.

Wawan Sori selaku Peratin Pekon Sumber Agung sampai berita ini diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi, dihubungi melalui sambungan telfon seluler miliknya dinomor 081330446xxx dan 082372142xxx tidak aktif sedang berada diluar jangkauan. (Yahman/team)