Pilkades Desa Karang Sari Lanjut, bukti Pemerintah Daerah Abaykan Aspirasi Warga.

Lampung Selaran tiras nusantara.com,-
Berbagai macam protes sebagian besar warga Desa Karang Sari terkait kecurangan Panitia Pilkades Karang Sari nyaris tak didengarkan oleh semua pihak termasuk Pemerintah daerah Lampung Selatan.

Menurut beberapa tokoh masyarakat yang bakal calon kadesnya di rugikan panitia, mereka sudah berupaya memberi pengertian pihak Kecamatan, Bagian Otonomi Daerah ( Otda ) Kabag Hukum bahkan Bupati pun sudah mereka temui dan memberi penjelasan. Namum menurut mereka hasi nya nihil, pilkades tetap dilanjutkan walaupun tidak mewakili aspirasi warga.

Asnawai salah satu tokoh masyarakat yang juga salah satu perintis pemekaran Desa Karang Sari mengatakan kepada Media ini 27/06 dirinya serta beberapa tokoh warga yang lain pernah menemui Bupati dirumahnya meminta agar meminta penundaan pilkades untuk memberikan ruang demokrasi yang sehat.

Namun upaya Asnawi dan rekan – rekan untuk meyakinkan Bupati Tidak berhasil.

Bupati beranggapan karna pilkades Karang Sari sudah terjadwal, maka harus tetap berlanjut. Sementara Bupati mempersilakan menjalani proses hukum untuk terus dilanjutkan bila warga meyakini panitia melakukan kecurangan.

Sementara menurut Subrani salah satu tokoh warga dari dusun
Warung Gunung, sikap Bupati yang terkesan memaksakan pilkades tetap berlanjut meskipun masih dalam proses hukum membuktikan bahwa Pemerintah Daerah Lampung Selatan mengabaikan Aspirasi sebagian besar warga Karang Sari.

Menurutnya proses pilkades yang telah dilaksanan tersebut tidak mewakili aslirasi warga. Sebab menurutnya proses penyaringan bacakades oleh panitia dari awal sudah menimbulkan masalah. Dan panitia terkesan tidak independent. ( red )