Pelaksanaan PEDA KTNA Provinsi Lampung Oleh Panitia Terkesan Tidak Jelas

LAMPUNG SELATAN tirasnusantara.com – Kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan (KTNA) Provinsi Lampung KE-XVI Tanun 2019 yang konon didanai Pemkab Lampung Selatan dari APBD senilai Rp.600 Juta yang dilaksanakan Dikota Kalianda 15 – 18 Juli 2019 secara Umum pelaksanaan PEDA tersebut bisa dikatakan sukses namun dibalik acara PEDA KTNA KE-XVI menyisakan tanda tanya akibat terjadinya beberapa insiden dari awal persiapan hingga penutupan, Terlebih akibat sulitnya Panitia utama ditemui oleh awak media untuk dikonfirmasi.

Sejak awal kegiatan ada keluhan dari Anggota KTNA Kabupaten Lampung Selatan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa dirinya sejak Tanggal 11 juli sudah bekerja untuk persiapan PEDA KTNA namun tidak ada biaya sepeserpun dari pihak panitia untuk sekedar beli air minum dan BBM kendaraan.

Terdapat juga kejanggalan lainya dimana seluruh anggota KTNA dari salah satu Kecamatan Dilampung Selatan tidak kebagian jatah kaos, menurut mereka sudah beberapa kali ikuti PEDA KTNA Tingkat Provinsi Lampung diluar Kabupaten Lampung Selatan dan biasanya oleh panitia peserta mendapat baju batik,kaos,topi,tas dan uang saku. Namun mereka mengeluh kenapa menjadi tuan rumah kaos saja tidak dapat jatah, bukan masalah kaosnya namun simbul bahwa pernah ikut PEDA KTNA itu yang membuat kenangan tersendiri, ujar Peserta KTNA yang tidak mau disebut namanya.

Informasi lain yang berhasil dihimpun hingga acara PEDA KTNA KE-XVI berakhir SK panitia pelaksana juga belum dibagikan, sementara honor untuk Panitia, para PPL dan Anggota KTNA Lampung Selatan selaku peserta PEDA KTNA juga belum jelas besaranya dan kapan akan dicairkan.

Saat acara Penutupan Pekan Daerah KTNA Provinsi Lampung KE-XVI terjadi insiden dimana ratusan peserta tidak kebagian nasi, dan Ketua KTNA Lampung Selatan membagikan kupon makan untuk dibawa peserta agar bisa makan disalah satu warung nasi,memang ada nasi dari dikirim keposko KTNA Lampung Selatan namun diduga nasi tersebut bukan budged yang seharusnya, karna diduga nasi seharga Rp.10.000/ bungkus. Sementara nasi kotak yang disiapkan panitia untuk para peserta PEDA KTNA dari 15 Kabupaten/Kota dikeluhkan para peserta karna tanpa air minum” Bebek saja makan pakai air, ini kita manusia dikasih makan tanpa air minum” gerutu para peserta dari beberapa Kabupaten. (Roso/Amin)