PDPM Pesibar; Minta Sumbangan Mengatasnamakan Persyarikatan Muhammadiyadah Itu Penipuan

 

PESISIR BARAT tirasnusantara.com – Adanya oknum yang mengaku Pemuda Muhammadiyah Lampung Barat keliling meminta sumbangan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat dengan alasan untuk membantu warga korban gempa bumi di wilayah Tuban.

Menanggapi adanya info tersebut yang berkembang dikalangan warga Muhammadiyah Pesisir Barat membuat geram Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pesisir Barat.
Edi Samsuri, S.Fil.I., SH selaku sekretaris mendapingi ketua PDPM Marten Efendi, SE kepada team tirasnusantara.com Minggu (22/9) mengatakan, “Kami dari jajaran PDPM Pesisir Barat menghimbau kepada semua warga masyarakat khususnya yang ada di Bumi Para Saibatin dan Ulama Pesisir Barat, jangan sampai tertipu dengan bujuk rayu para oknum yang mengatasnamakan persyarikatan Muhammadiyah untuk menggalang dana sumbangan.
“Dalam persyarikatan Muhammadiyah punya mekanisme dalam setiap menghimpun dana kemanusiaan, tidak sembarangan orang yang keliling dan meminta – minta, kalo pun ada yang demikian itu jelas dilakukan oknum penipu yang tentu bukan kader persyarikatan Muhammadiyah. “Paparnya.
“Kami berharap warga Muhammadiyah jangan sampai terpengaruh akan adanya hal ini, memberikan sumbangan kemanusiaan memang sudah bagian dakwah kita warga persyarikatan, tetapi jangan sampai diberikan kepada orang yang salah, apa lagi penipu.
“Kita tanggapi positif saja apa yang sudah terjadi, semoga pelakunya cepat mendapatkan pencerahan dan kembali kejalan yang benar, harapan kita aparat kepolisian langsung bergerak cepat mencari rekam jejak pelaku penipuan yang bakal merugikan warga Muhammadiyah, “Pintanya.
Ditempat terpisah, Surya. P ketua PDPM Lampung Barat melalui sambungan telpon mengatakan, “Kami keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Lampung Barat tidak pernah membahas adanya penggalangan sumbangan gempa bumi, meskipun itu dilakukan oleh PDM pasti mereka (PDM red) koordinasi dengan kami, jadi dengan adanya info itu, dengan tegas saya mengatakan itu modus dan jangan dilayani, tangkap saja pelakunya dan serahkan dengan polisi, “Harapnya. (Roso/team)