MUI Kabupaten Pesawaran Adakan Pembinaan Manajemen Masjid

Pesawaran Tirasnusantara.com,- Begitu pentingnya fungsi dan peran masjid sebagai pusat peradaban. Tidak hanya memiliki fungsi keibadahan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Masjid juga seharusnya memiliki fungsi sosial ekonomi dengan adanya Baitul Maal sebagai solusi bagi problematika umat. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan dan memberdayakan masyarakat di sekitar masjid melalui dana yang dihimpun dari masyarakat luas.

Namun, saat ini masjid belum mendapatkan kepercayaan penuh karena tidak ada transparansi dalam pengelolaan dana dari masyarakat. Hal ini karena berbagai faktor,salah satunya dari pemahaman masyarakat sendiri yang belum sepenuhnya paham terkait pengelolaan dana dan manajemen masjid. Sehingga pelatihan-pelatihan untuk penggalangan dana dan mengelola manajemen masjid sangatlah dibutuhkan oleh pengurus-pengurus masjid khususnya.

Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, pada hari Sabtu,15 Agustus 2020 mengadakan Pelatihan Pengelolaan Manajemen Masjid yang bertempat di Aula Sekolah Dasar Negeri Desa Durian Kecamatan Padangcermin Kabupaten Pesawaran.Acara ini dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Acara yang di buka langsung oleh Ketua Majlis Ulama Indonesia Kabupaten Pesawaran,KH.Endang Zainal Khidir dan di dampingi Sekertaris Umum MUI Kabupaten Pesawaran Drs.Bunyamin,Bendahara MUI Pesawaran Sulasih Handayani,serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Pesawaran lain nya. Dengan diisi oleh pembicara yang luar biasa yang sudah ahli dibidangnya masing-masing, yaitu KH.Ma’ruf Abidin dan KH.Reza Pahlevi.

Ada banyak materi yang disampaikan dalam acara ini,Seperti disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Pesawaran KH.Endang Zainal Khidir kepada media ini.”ada banyak materi yang nantinya akan disampaikan oleh penyaji materi pada acara pembinaan manajemen masjid yang disampaikan oleh pemateri dan di ikuti lebih dari 70 peserta yang berasal dari Kecamatan Padang Cermin,Punduh Pidada,Marga Punduh,Way Ratai dan Kecamatan Teluk Pandan.

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa,”kegiatan seperti ini sudah dilakukan dibeberapa tempat dengan materi yang berbeda,dan kali ini materi nya adalah pengelolaan manajemen masjid,dan berharap seluruh peserta nantinya dapat menimba ilmu yang disampaikan oleh pemateri agar nantinya dapat di sampaikan kepada masyarakat bagaimana tentang mengelola manajemen masjid,”ungkap Ketua MUI yang akrab disapa Ustadz Kangen ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa,” pelatihan ini sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai pengurus Majlis Ulama Indonesia supaya memiliki tanggung jawab bersama agar masjid dapat berdaya guna untuk umat. “Dengan pertemuan ini kita bisa sama-sama sharing dengan beberapa pembicara. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para pengurus masjid jadi mempunyai cara untuk menggerakkan masjid dan memberdayakan masyarakat sekitar masjid”. Jelasnya.(red)