Masyarakat Ngaras Apresiasi Kinerja Kepolisian Sektor Bangkunat

PESISIR BARAT tirasnusantara.com – Masyarakar marga ngaras mengapresiasi jajaran polsek bengkunat,polres lampung barat.atas kerjasama nya,dalam upaya pengungkapan pencurian sapi di wilayah hukum polsek bengkunat,khusnya di wilayah marga ngaras.

Kronologi terungkapnya ,kelompok spesialis,pencuri hewan ternak sapi di marga ngaras,kecamatan ngarap,kabupaten pesisir barat lampung .
Pada hari sabtu,malam minggu tanggal 26 oktober 2019,di pekon sukamaju kecamatan ngaras,kabupaten pesisir barat,telah terjadi pencurian tiga ekor sapi,milik Asep Nurjaya warga Pekon Suka maju Kabupaten Pesisir Barat.

Dan korban ,yakin sapi-sapi milik nya(ASEP NURJAYA)Belum keluar/belum di angkut oleh para pelaku dari wilayah kecamatan ngaras.

Maka korban bersama masyarakat menyisiri tempa-tempat yang diyakini lokasi para pelaku ,menyembunyikan hasil kejahatan yang didapat (sapi).
Dan alhamdulillah upaya yang dilakukan korban bersama masyarakat,membuahkan hasil.pada hari selasa tanggal 29 november 2019 salah satu warga menemukan sapi milik asep nurjaya yang masih ditambang oleh pencuri di lokasi perkebunan kelapa sawit,daerah kecamatan setempat,kemudian masyarakat yang menemukan sapi tersebut berkordinasi dengan asep nurjaya,kemudian asep nurjaya mengatur siasat dengan masyarakat ,untuk mengembalikan sapi-sapi tersebut,di lokasi saat ditemukan,dengan tujuan untuk mengetahui,siapa pelaku pencuri sapi milik nya.

Dan Alhamdulillah siasat berhasil.
Pada saat siasat di laksanakan,warga melihat sinar cahaya ,dmyang mana sinar cahaya ,menuju ,dimana sapi-sapi di tambang.namun masyarakat pengintai,tidak langsung bergerak,dan sinar cahaya hilang,selang beberapa menit ,tiba-tiba salah satu masyarakat yang mengintai,hampir ke injak oleh seseorang,dan masyarakat pengintai,replek menghidupkan senter langsung ke muka yang hendak menginjak nya.

Pada saat di senter,didapat sosok laki-laki yang bernama” Komarrudin bersama jaya burhan”.dan masyarakat pengintai,mengintrograsi keduanya dan keduanya pada saat di intrograsi oleh warga,mengaku hendak mencuri buah kelapa sawit,namun masyarakat tidak yakin atas jawaban kedua nya,karna keduanya ,tidak ada tanda-tanda untuk mengambil buah kelapa sawit (tidak membawa alat,sengget atau dodos).sehingga salah satu diantara warga yang mengintai,menghubungi pihak kepolisian.sehingga pihak kepolisian mengamankan kedua nya.

Dari hasil keterangan keduanya,pihak kepolisian dapat mengorek keterangan dimana sapi-sapi tersebut,memang mereka berdua dan kawan-kawannya lah yang mengambil.sehingga pihak kepolisian mengamankan para pelaku.

Diantara nya Ariyanto Sulistiono, (56) warga Kartamulia, Kec. Lubuk Batang, Kab. Ogan Komering Ulu Sumsel, pelaku kedua Lekah (49), warga Pekon Sukarame Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat., pelaku ketiga Hendriyansah (24), Warga Pekon Sukarame, Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat., berikut kedua pelaku yang diamankan masyarakat awalnya.yaitu Jaya burhanudin(43), warga Pekon Sukarame, Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat dan Komarudin (35), warga Pekon Sukarame, Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat.

Tokoh masyarakat ngaras JULIYAN SYAH dan Peratin/kepala desa sukarame SAHIDI,S.H bersama masyarakat sangat mendukung,dan mengapresiasi kekompakan masyarakat dan pihak kepolisian sektor BENGKUNAT RES LAMPUNG BARAT,dalam upaya pengungkapan para pelaku pencuri sapi yang selama ini sudah sangat meresahkan masyarakat marga ngaras khususnya dan masyarakat lingkup hukum polsek bengkunat res lampung barat pada umumnya.pungkas nya.

Dan lanjut bpk JULIYAN SYAH menegaskan, kepada pihak penegak hukum POLSEK BENGKUNAT,jangan ragu dalam mengusut tuntas rantai pencurian sapi yang terjadi,sebab kami (masyarakat)marga ngaras,akan selalu siap membantu pihak kepolisian dalam proses pengungkapan kelompok YANTO cs.

Sebab sejak akhir puasa silam,sampai saat ini.pencurian sapi di marga ngaras khususnya ,sudah mencapai lebih kurang puluhan TKP.tutupnya. (Mus/Roso)