Maraknya Usaha PETI di Sungai Batang Singingi Desa Koto Baru, Diduga Aparat Terima Setoran Bulanan

Kuansing, tirasnusantara.com – Sekitar beberapa Usaha Penambang Emas Tanpa Izin ( PETI) masih beroperasi bebas di Sungai Batang Singingi, dekat belakang RM Ojo Lali Putaran, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

Anehnya, aparat setempat sepertinya tutup mata. Padahal, lokasi PETI ini tidak jauh dari Wilayah Polsek Singingi Hilir, Desa Koto Baru.

Pantauan awak media pada saat turun ke lapangan, Kamis siang (22/08/19) ada sekitar lebih kurang puluhan pekerja PETI yang menggunakan rakit ini bebas beroperasi.

 

Salah satu pemilik rakit yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, kami baru satu bulan mas. Tanya kalau diatas sana itu sudah lama tahun – tahunan, yang lama disini, jadi kami kurang paham mas,” jelasnya.

 

Kemudian masalah yang kasih izin, Polsek itu. Sebenarnya begini loh bos, kalau kita kerja dilokasi orang kampung inikan kita tinggal ngikut pendompeng orang – orang itu dulu. Kalau masalah ada izin atau surat apa, atau kelulusan yang mengesahkan aku kurang tak paham kalau suruh tanya saya.

 

Sementara itu, masalah ada setoran bulanan kepada Polsek Singingi Hilir Desa Koto Baru itu jumlahnya, Rp. 500.000, / rakit dompengnya. Kalau aturannya gimana, kita ngikut saja. Soalnya kami baru, kalau yang lama – lama itu yang abang tanya baru pas,” ungkap pemilik rakit yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

 

Selanjutnya, kalau dari pihak Desa itu aman – aman saja. Untuk setoran bulanan desa itu tidak ada, tapi bulanan untuk pemuda itu. Desa kadang ya ada bantuan apa dari Kepala Desa itu, kadang ada sumbangan proposal apa. Itu sering minta – minta terus dari pihak Desa, kalau ada acara – acara proposal masuk. Kita membantu semampu kita, kalau dapat 50 ribu saya kasih 50 ribu gitu,” terang pemilik rakit yang tidak mau disebutkan namanya itu lagi.

 

Ditempat terpisah, Kapolsek Singingi Hilir melalui Kanit Reskrim, saat dikonfirmasi oleh awak media lewat telepon selulernya mengatakan, kalau masalah UPETI itu saya tidak bisa jawab. Karena saya masih satu bulan disini, jadi saya tidak tahu masalahnya itu. Sebab Kapolsek sekarang tidak ada, beliau lagi menunaikan ibadah haji,” ujarnya. ( Robinson Tambunan).