Mantap!! Kapolsek Singingi Tindak Tegas Pelaku Aktivitas PETI, dan 3 Unit Rakit Dompeng Dibakar

Kuansing, tirasnusantara.com – Berdasarkan informasi dari salah akun Facebook Basatu Nagori maju yang bertuliskan, Polsek Singingi tolong ditindak aktivitas peti ini didesa sumber datar, kecamatan Singingi laporan masyarakat setempat sudah sangat meresahkan.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Singingi, AKP. Asdisyah Mursyid, SH, bersama 12 orang anggota Personil langsung turun gunung menuju lokasi tersebut,” terangnya kepada awak media. Rabu, (28/04/21).

 

Selanjutnya Kapolsek Siingingi dengan menirukan tulisan yang ada di Akun Facebook Basatu Nagori maju, bahkan kabarnya aliran sungai Tengkalak sudah sangat kotor padahal aktivitas ini ditepi jalan besar. Kenapa belum juga ditindak aktivitas yang merusak lingkungan disekitar,” ucapnya.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 28 April 2021 sekitar pukul 10.00 Wib telah dilaksanakan kegiatan Ops penertiban Peti, tepatnya di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Namun sesampainya di lokasi, dalam Ops Penertiban Peti tersebut ditemukan 3 unit Rakit Dompeng, diantara nya 1 (satu) unit sedang beroperasi,” ungkap Kapolsek Singingi lagi.

 

Lebih lanjut ditambahkan Kapolsek Singingi, pada saat Personil ingin melakukan penangkapan terhadap pelaku Peti tersebut, para pelaku peti melarikan diri dan Personil melakukan pengejaran terhadap para pelaku Peti tersebut serta para anggota melepaskan tembakan peringatan ke udara beberapa kali.

 

Dan pada saat itu juga pelaku Peti tetap melarikan diri, kemudian Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan pengrusakan terhadap 3 (Tiga) unit rakit dompeng dengan cara dibakar,” tutup Kapolsek Singingi.

 

Sementara Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Henki Poerwanto S,IK, M,SI, melalui Kapolsek Singingi AKP. Asdisyah Mursyid, SH, bahwa berdasarkan laporan masyarakat yaitu, dari salah satu akun Facebook Basatu Nagori maju, Kapolsek juga mengatakan dari sisi lingkungan juga tidak sedikit elemen masyarakat yang menyuarakan aktifitas PETI yang sudah puluhan tahun tersebut diberantas.

 

Karena dinilai merusak lingkungan, selain lingkungan juga membahayakan pelakunya saat beraktifitas. Sudah ada yang meregang nyawa karena aktifitas PETI tersebut, kita tidak akan memberikan ruang bagi pelaku PETI di Wilayah Hukum Polsek, khusus Polsek Singingi,” terangnya AKP. Asdisyah Mursyid, SH, dengan tegas. ( Rilis / Zul).