Madrasah Intelektual Profetik: Menumbuhkan Semangat Intelektual Untuk Mewujudkan Masyarakat Ilmu

PRINGSEWU tirasnusantara.com – Bidang Riset dan Keilmuan PC IMM Pringsewu menyenggarakan Madrasah Intelektual Profetik (MIP) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pringsewu pada Kamis (29/08/2019).

Kegiatan yang bertema “Menumbuhkan Semangat Intelektual Untuk Mewujudkan Masyarakat Ilmu” ini berlangsung selama empat hari, 28 – 31 Agustus 2019. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari masing-masing komisariat di IMM Pringsewu. Kegiatan berupa membaca, diskusi dan presentasi materi. Selama empat hari lamanya peserta diwajibkan untuk mendalami rangkaian materi yang sifatnya tematik.

MIP merupakan kegiatan rutin IMM Pringsewu yang digelar setiap setahun sekali. Selain untuk mengasah perspektif ilmu para kader, tujuan dari madrasah tersebut merupakan aktualisasi dari trilogi IMM, yakni religiusitas, intelektualias, dan humanitas. Target peserta MIP adalah kader yang telah mengikuti DAD, hal ini untuk menindaklanjut ideologisasi yang telah berlangusung selama Perkaderan Dasar.

Efi Hardianto selaku Ketua Umum PC IMM Pringsewu mengatakan Madrasah Intelektual Profetik Merupakan Wadah bagi para kader untuk meningkatkan intelektualitasnya agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurunnya semangat literasi sangat berdampak bagi identitas mahasiswa secara umum dan IMM pada khususnya. Oleh karena itu melalui wadah inilah diharapkan identitas seorang mahasiswa yang juga merupakan kader IMM akan semakin bangkit. penting untuk membekali kader dengan keilmuan berbasis filososfis untuk membangung daya critical thinking. Maka, ketika ada hal yang tidak sesuai di Organisasi maupun persyarikatan, kader mampu merespon dengan nalar kritis.Rangkaian materi yang didalami oleh peserta MIP adalah Pembaharuan gerakan dan pemikiran melalui organisasi Islam di Indonesia dan timur tengah, sampai mengkaji kemuhammadiyahan dan ke IMM an serta kajian mengenai dasar ilmu filsafat yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan forum diskusi. “Dengan tema yang ada, tujuannya kami ingin memberikan wawasan baru kepada kader IMM, agar kader memiliki orientasi berfikir luas di setiap disiplin ilmu yang digeluti. Madrasah Intelektual Profetik layaknya sebuah sekolah, sekolah untuk menumbuhkan spirit intelektualitas. Spirit yang dibagun sebagai pengejawantahan terhadap Q.S Al Imran 110 yang terbagi kedalam konsep Humanisme, Liberasi dan Transendensi. Melalui madrasah ini diharapkan mampu menghasilkan lingkungan masyarakat ilmu,” ujar Handoko, selaku Kabid Riset dan Keilmuan IMM Pringsewu.

Acara yang di hadiri oleh Ayahanda Ator Riyadi Ketua PDM Pringsewu, Wagiman Perwakilan dari PDPM Pringsewu, Pimpinan Cabang IMM Pringsewu, Pimpinan Komisariat STKIP, STIE, STIkes,STIH dan para peserta. (Wagiman)