LKPK Akan Laporkan Oknum Bendahara dan Peratin Pekon Sumur Jaya

PESISIR BARAT tirasnusantara.com – Dugaan tindak pidana pemalsuan yang menyeret nama Muslim selaku bendahara Pekon Sumur Jaya bakal berbuntut panjang.
Dalam pemberitaan tirasnusantara.com sebelumnya oknum bendahara Pekon Sumur Jaya diduga telah memalsukan tanda tangan Juru Tulis (Sekdes), tanda tangan ketua LHP beserta anggota dan  berikut dengan stempelnya.
Saat dikonfirmasi Muslim yang merupakan oknum bendahara dengan tegas mengatakan bahwa hal itu dilakukannya tidak hanya seorang diri melainkan dikerjakan secara bersama-sama dengan operator. “Kilahnya
Dilain hari Lekat Hayati selaku ketua TP PKK (istri Peratin) Pekon Sumur Jaya juga ikut mengamini dugaan perbuatan pidana oknum bendaharanya, karena Lekat Hayati mengatakan bagaimana tidak dipalsukan Juru Tulis dan LHP itu jarang masuk untuk melaksanakan tugas, “Paparnya.
Berkaitan dengan perbuatan dugaan tindak pidana tersebut, Edo Lesmana penggerak LSM LKPK Kabupaten Pesisir Barat yang didamping anggotanya A. Mustofa, Effendi, Syahperi dan Supramono kepada team tirasnusantara.com (12/2) mengatakan, sedang mengumpulkan bukti-bukti dan menyusun berkas laporan.
“Tugas kami melakukan investigasi untuk memperoleh data-data yang akurat, dan saat ini team kami sedang sibuk mengumpulkan bukti-bukti dan menyusun berkas laporan, karena kuat dugaan kami ada kerugian Negara berkat ulah oknum bendahara Pekon Sumur Jaya itu.
Dan tentu dalam laporan kami bukan hanya oknum bendahara saja, kuat juga dugaan operator dan Peratin Pekon Sumur Jaya ikut serta menikmati hasil penyimpangan, maka itulah yang akan kami laporkan.
“Kepada aparatur pemerintah yang terkait, dalam hal ini Polri dan Kejaksaan, termasuk KPK pun diharapkan peka terhadap persoalan ini, kerugian Negara dipulangkan dan konsekuensi dari perbuatannya harus dipertanggung jawabkan dimuka persidangan. Tunggu saja tanggal mainnya. “Tegas Edo. (Roso/team)