Korwil FPII Tuba Minta BPK RI dan KPK Periksa Anggaran Publikasi Sekretariat DPRD Tuba Thn 2017/2018/2019

Tulang Bawang, Tirasnusantara.com,-Ketua Korwil Forum Pers Independent Indonesia ( FPII), Tulang Bawang ( Tuba ), Junaidi Amrin meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa ulang jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang terkait pengunaan anggaran keuangan di sekretariat setempat, yang diduga banyak penyimpangan.

Penyimpangan sisinyalir dalam penggunaan anggaran dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 akhir.

Menurut Junaidi kepada beberapa media 30/12, di Kantornya di Menggala di dalam pagu anggaran Sekretariat DPRD-Tuba dianggarkan untuk biaya berlangganan Media meliputi media cetak, online maupun Elektronic namun sejak sembilan ( 9 ) yang lalu sampai dengan hari ini ( 30-12) biaya belanja hampir seluruh media belum di bayarkan oleh pihak perusahaan Media.

Ironis menurut Junaidi karna karna dana yang dianggarkan oleh Sekretariat DPRD mencapai milyaran rupiah.

“Kami berharap BPK-RI dan KPK dapat segere turun untuk melakukan audit penggunaan anggaran yang dilakukan Sekretariat SPRD Tuba, karna kami mensinyalir anggaran yang sudah dianggarkan tersebut dipergunakan oknum- oknum yang ada untuk keperluan yang tidak tepat sararan dan diduga di Korupsi oknum tertentu” jelas Junaidi.

“Kami juga berharap pihak Sekretariat DPRD Tuba segera membayar tunggakan Langanan media, karna terus terang media yang sudah diterima oleh pihak Seretariat kami cetak dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Apa bila tunggakan langganan media kami tidak segera dibayarkan kemungkinan besar kami seluruh perusahaan media di Tulang Bawang akan melakukan Aksi/Demo” tambah nya.

Sementara Sekretaris Dewan ( Sekwa ) DPRD Tuba, Baddarudin yang dihubungi media ini melalui telpon selulernya , sampai dengan berita ini diturunkan belum ada tanggapan.(amin)

Sumber : FPII Korwil Tulang Bawang