KETUA PGRI LAMPUNG TIMUR PRIHATIN ATAS PRILAKU OKNUM KEPSEK SELINGKUHI ISTRI ORANG

Lampung Timur Tirasnusantara.com,-TT,- Ketika awak media ini meminta tanggapan terkait dugaan perselingkuhan Oknum kepala Sekolah SDN 3 Bojong Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur melalui pesan singkat via WhatsApp mengatakan”Saya selaku ketua PGRI Lampung Timur prihatin,dan sangat menyayangkan kejadian tersebut,mengingat beliau adalah seorang guru yang seharusnya menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,kami di PGRI memilki perangkat organisasi yang membidangi masalah pelanggaran yang di lakukan Anggotanya yaitu Dewan kehormatan Guru Indonesia,Namun masalah Sanksi secara kedinasan tentu Dinas Pendidikan yang lebih berwenang sebagai Atasan Kepala Sekolah Tersebut(30/10/20).

Di lain pihak salah satu tokoh masyarakat yang namanya enggan di publikasi mengharapkan kepada Pemerintah khususnya di kabupaten Lampung Timur agar memberikan sanksi atau tindakan tegas karena hal semacam ini kalau di biarkan,akan menimbulkan Asumsi tidak baik dimasyarakat terhadap pemerintah setempat,dan tidak menimbulkan epek jera bagi pelakunya,tidak menutup kemungkinan akan ada lagi oknum oknum yang lain untuk melakukan hal yang sama ungkapnya.
Menyikapi pemberitaan di beberapa media online dan cetak tentang tertangkap basah nya Oknum Kepala sekolah di salah satu kamar Hotel,berbagai macam kecaman dari berbagai kalangan masyarakat terutama Ketua PPWI Provinsi Lampung Edy Suryadi mengecam keras perbuatan Oknum kepala Sekolah tersebut”ini sangat memalukan dan mencoreng Nama Baik Dinas pendidikan khususnya Dan PNS pada umumnya karena perbuatannya nya tersebut tidak menutup kemungkinan akan merusak rumah tangga orang lain,karena wanita yang bersamanya di kamar Hotel itu sudah bersuami,lanjut Edy seharusnya atas pelanggaran yang dilakukan nya kepala sekolah tersebut mendapat sanksi selaku PNS apa lagi dia Notabene nya adalah se orang pendidik,supaya ada epek jera dan jadi perhatian dan peringatan bagi yang lainnya, karena bila terbukti bagi pasal 10 angka 4 pelaku dapat di berikan sanksi berat berbentuk,
1, Penurunan pangkat setingkat lebih rendah sepanjang tiga tahun.
2,Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah.
3,Pembebasan jabatan.
4, Pemberhentian dengan Hormat tidak atas permintaan seorang diri bagaikan PNS.
5, Pemberhentian dengan tidak Hormat bagaikan PNS,
Nah ini bisa jadi peringatan bagi yang lainnya jangan hanya sebatas pemberian Nasihat dan pembinaan saja tutupnya.(red)