Ketua DPC GWI Kab. Kampar dan Kabid Kominfo PROJO Riau, Kritik Rilis Diskominfo yang Terkesan ‘Pembohongan Publik’

Kampar, tirasnusantara.com – Terkait pemberitaan yang dirilis oleh Dinas Kominfo dan Persandian dengan judul “Bupati Kampar Sambut Baik Masyarakat Desa Bukit Melintang” mendapat kritikan dari Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Kampar dan Kabid Kominfo PROJO Riau.

 

Dalam pemberitaan, ratusan masyarakat Desa Bukit melintang melakukan orasi atau aksi damai dalam mendukung keputusan Bupati Kampar atas akan dilakukannya kembali Pemungutan Suara Ulang (PSU) Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok.

 

Kemudian berhubungan Bupati Kampar sedang berada diluar kota, mewakili Bupati Kampar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD) Kabupaten Kampar, Febrinaldi Tridarmawan menyambut dengan baik aksi tersebut di Aula Kantor Dinas PMD Kabupaten Kampar, Selasa, (14/1/20).

 

Ketua GWI Kampar, Robinson Tambunan, dalam hal ini menyayangkan judul yang terkesan menggiring opini. Seolah – olah memang benar Bupati Kampar langsung yang menyambut, sementara yang menyambut Kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar.

 

“Semestinya kalau yang menyambut Kadis PMD ya buat saja Kadis PMD yang menyambut, untuk isi berita baru dibuat Bupati Kampar yang diwakili oleh Kadis PMD,” ujarnya.

 

Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Kominfo PROJO Riau, Canggih Trigunawan Hakim yang notabenenya memang berkecimpung di dunia jurnalistik.

 

“Jangan judul berita terkesan menggiring opini, bahwa benar – benar bupati Kampar yang menyambut. karena faktanya yang menyambut Kadis PMD Kampar yang disebut – sebut mewakili Bupati Kampar, jangan kesannya ‘membohongi publik’,” sindirnya.

 

Selanjutnya ditambahkan Canggih, menurut pengetahuannya, kalau dalam isi berita boleh – boleh saja dibuat mewakili bupati Kampar. Namun judul semestinya jangan dibuat Bupati Kampar yang menyambut, kesannya jadi benar – benar Bupati Kampar yang menyambut, sementara faktanya hanya mewakili saja,” imbuhnya lagi.

 

“Perlu kita pahami bersama, masyarakat cenderung lebih membaca judul dari pada isi, jadi sebaiknya cerminkan judul yang sesuai dengan isinya,” tegas Canggih. ( Rilis / Zulikifli).