Keluarga Pesien Terindikasi Positif Covid-19 Akan Dilakukan Rapid Test

PESISIR SELATAN tirasnusantara.com – Warga Pesisir Selatan yang merupakan santri ponpes temboro magetan yang pulang kampung telah dilakukan SWAB, hal ini untuk memastikan terdeteksinya santri positif Covid-19.

Septono selaku KA UPT Puskesmas Pesisir Selatan saat dikonfirmasi team turasnusantara.com setelah selesai mengikuti rapat koordinasi dengan unsur pimpinan Kecamatan dimapolsek Pesisir Selatan (24/5) menjelaskan, bahwa SWAB untuk pasien tersebut telah dilakukan oleh Puskesmas Pesisir Selatan pada tanggal 12 Mei dan pada tanggal 24 Mei 2020, kemudian diumumkan dengan hasil positif covid-19 dengan status (OTG) orang tanpa gejala.

“Iya mas, SWAB tersebut telah dilakukan oleh Puskesmas Pesisir Selatan pada tanggal 12 Mei dan pada tanggal 24 Mei 2020, kemudian diumumkan dengan hasil positif covid-19 dengan status (OTG) orang tanpa gejala.

Lalu petunjuk dari dinas kesehatan Kabupaten Pesisir Barat agar pasien terindikasi positif covid-19 ini untuk dilakukan isolasi secara mandiri di rumahnya.

Maka berkaitan dengan rangkaian itu rencanyanya pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 jam 09.00 wib kami akan melakukan pemeriksaan Rapid Test terhadap semua keluarga pasien positif covid-19 tersebut.

“Apabila keluarga pasien positif covid-19 di lakukan Test Rapid dengan hasil reaktif juga, maka langsung akan dilakukan Test SWAB. “Paparnya.

Disaat yang bersamaan Ali Yudin selaku Camat Kecamatan Pesisir Selatan menjelaskan bahwa hasil rapat dengan gugus tugas Kabupaten Pesisir Barat, terkait penanganan pasien positif sepenuhnya dilakukan di Kecamatan masing-masing.

“Adapun cara yang akan dilakukan yaitu disetiap Pekon wajib menyiapkan rumah isolasi mandiri, sampai dengan kesiapan proses pemakaman apabila ada kemungkinan terburuk pasien meninggal dunia.

“Untuk itu kami berharap kesadaran masyarakat akan bahayanya virus ini, sehingga dengan sendirinya kita sama-sama melawan dengan cara yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, janganlah membandel dan jangan dianggap remeh agar kita terhindar dari marabahaya yang sedang mengancam, “Pintanya. (Roso/team)