Kadus Talang Mainal Desa Karang Raja Diduga Pungli BLT Warga

Lampung Selatan Tirasnusantara.com,- Belum lagi selesai masalah manipulasi berkas Pencalonan Kadus Dengan memakai ijasah anaknya, Heri Hidayat kadus Talang Maenal Desa Karang Raja Kecamatan Merbau Mataram berulah lagi.

Kali ini kuat dugaan Heri Hidayat melakukan Pungutan Liar ( Pungli ) Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) bantuan warga terdampak Covid 19 warga dari dari Kementerian  Sosial.

Hal ini terungkap setelah beberapa warga yang mendapat BLT dari Kemensos kepada media ini (16-06-2020).

Menurut beberapa warga diantara yang berinisial E, R dan H ketika mereka mengambil BLT di Kantor Pos Kecamatan Ketibung kamis ( 11-06-2020) semua mereka yang mendapat BLT di mintai Heri Hidayat masing- masing Seratus ribu rupiah dengan alasan 50 ribu guna transfortasi dan 50 sebagai uang rokok.

“Padahal kami mengambil BLT memakai kendaraan sendiri, ngantri di kantor pos sendri, tapi kami diminta setor oleh Pak Heri Hidayat masing- masing 100 ribu, kata nya 50 untuk transfort dan 50 nya untuk uang rokok” ujar mereka.

Menurut Aminudin ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung kepada media ( 16-06-2020 ), apa yang dilakukan Sdr Heri adalah pelanggaran berat.

Katanya bukan dilihat besar kecil nilainya, tetapi Bantuan BLT ini merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh fandemi covid 19.

Dan bila mengacu pada penjelasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) siapa saja yang melakukan korupsi dana bantuan covid 19 diancam hukuman mati.

“Miris si bila ada pihak – pihak yang masih berani memotong atau melakukan Pungli bantuan-bantuan untuk warga yang terdampak Covid 19. Bantuan seperti ini tidak boleh dipotong oleh pihak manapun dan dengan dalih apapun. Sampai – sampai KPK mengancam pelaku korupsi bantuan covid dg hukuman mati” jelas Aminudin

Sampai berita ini dinaikkan, Heri Hidayat belum dapat memberikan keterangan ( red )