Kades Mada Jaya Geram Dikritisi Soal Pembangunan

PESAWARAN tirasnusantara.com – Bertindak berdasarkan aturan dan proaktif dalam melayani masyarakat adalah merupakan keinginan semua warga, hal ini juga satu langkah positif agar terciptanya pembangunan yang baik dan kondusif.

Namun tidak demikian halnya bagi Sutrisna selaku Kepala Desa (Kades) Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, pasalnya Nana bukannya melayani dengan baik, serta memberikan keterangan yang logis kepada masyarakat terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan DD Mada Jaya.

Menurut YI kepada tim tirasnusantara.com Nana sapaan akrap Sutrisna mengatakan tidak ada urusan siapa yang bicara soal pembangunan, mau itu drainase, mau itu balai desa, atau yang lainnya tidak ada haknya, jangankan anak mudanya bapak – bapak mereka pun saya tantang.

“Iya Nana terlihat semakin geram saat ini, kami malah menjadi tambah curiga kalo dugaan itu benar adanya, dikritisi tidak mau tapi berbenah diri sendiri juga tidak dilakukan. Yang ada malah nantang kami, jangankan generasi kalian yang masih muda, bapak kalianpun saya tantang, “Ucap YI sembari mengulas pernyataan Nana pada dirinya.

Berkaitan akan hal itu, “D” yang juga merupakan aparatur Desa Mada Jaya nyuarakan hal yang sama, “Memang kami selaju aparatur Desa pun merasa agak tidak masuk akal pembuatan siring begituan kok menghabiskan anggaran sampai lima ratusan juta.

“Kami juga agak tanda tanya dana besar tapi pembangunan sedikit, bahkan tiang listrik seharusnya dapat kabel sama lampu bukan tiang tok, “Cetusnya

Begitu juga halnya dengan keseluruhan dana rincian semuanya kami tidak tau, termasuk BUMDes “Kami tidak tau secara detailnya berapa, kegunaan untuk apa, Kades agak tertutup. Cuma selama ini kami takut makanya pada diam karena tidak ada yang berani bongkar, sekarang kami dukung jika masyarakat menuntut transparansi soal DD, “Tutupnya. (Amin/rd)