Istiah Berharap Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Lismawati

PESISIR BARAT tirasnusantara.com – Diduga telah terjadi penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga Bernama Lismawati binti Sudiro 28 tahun, peristiwa tersebut berlanfsung di Pekon Sukanegara Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisisir Barat pada tagal 27 september 2019 sekira pukul 00-30 WIB.

Hal itu disampaikan langsung oleh korban Lismawati kepada team tirasnusantara.com (28/9), menurut Lisma, kejadian penganiayaan itu terjadi di rumah tempat tinggal Lismawati sendiri.

“Iya saya dianiaya dirumah sendiri, pelakukanya diduga seorang yabg bernama Santi Yuseva warga setempat.

“Saya kurang paham apa pemicunya, yang jelas kami sama – sama istri dari suami kami yang bernama Muhamad Saifuloh, Santi yuseva istri pertama dan saya istri kedua dia juga sudah tau itu, “Terangnya.

“Kronologisnya, bermula pada hari kamis malam jum’at sekitar pukul 00.30 WIB Lismawati dan suaminya Muhamad Saefuloh sedang tertidur, tiba tiba di tengah malam ada orang ngegedor – gedor pintu serta jendela dari luar rumah, ketika pintu rumah dibuka masuklah diduga pelaku Santi Yuseva yang langsung marah – marah lalu menyiramkan diduga Air Cabe ke muka lismawati sehingga tepat mengenai kedua belah mata korban. “Jelas Istiah ibu korban.

“Seketika itu juga Lismawati tidak bisa melihat lagi karna mata sakit dan pedih dampak dari Air cabe yang disiramkan itu.

“Saya sangat menyayangkan kejadian yang menimpa anak perempuanya sebagai korban penganiayaan dalam rumah tangga, setelah kejadian sekitar pukul 10.40 WIB jum’at 27 september 2019 Lismawati saya bawa ke puskesmas ngambur guna untuk mendapatkan pengobatan karna sampe sekarang mata anak saya belum bisa terbuka dia masih mengerang kesakitan, “Tambah Istiah.

“Sepulang dari puskes kami langsung ke kantor Polsek Bangkunat guna untuk melaporkan kejadian yang telah menimpa anak saya, saya mememinta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian segera menangkap dan segera memroses kasus yang menimpa anak saya ini, “Harapnya.

Sementara sampai berita ini kami rilis keterangan dari pihak kepolisian sektor Bangkunat belum bisa kami dapat karna proses periksaan yang di lakukan sedang berjalan. (Roso/Pram/team).