Irsan S.H., M.Si., Ph.D; Pelatihan Sipades Dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa

LAMPUNG tirasnusantara.com – Pelatihan Sistem Pengelolan Aset Desa (Sipades) oleh Balai Pemerintahan Desa di Lampung Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa agar penyelenggaraan pemerintahan di desa bisa berjalan dengan baik, transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kurniawan Saputra AT, S.H., M.H. sebagai ketua panitia penyelenggara mengatakan bahwa pelatihan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yg ketat agar peserta dapat tetap menambah pengetahuan, sikap dan keterampilannya dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Dengan adanya pelatihan yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 ini, kami berharap nantinya aparatur desa dapat menambah pengetahuan, sikap dan keterampilan serta motivasi dalam pengelolaan aset, ”Ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa-Kamis, 19 dan 21 Januari 2021 tersebut  menghadirkan para fasilitator yang memang berkompeten dibidangnya.

“Maka dengan kehadiran para fasilitator yang sudah bersertifikat nasional BNSP diharapkan dapat mendorong semangat para peserta guna mengembangkan ide dan kreativitasnya.

Disaat yang bersamaan Irsan, S.H., M.Si., Ph.D Kepala Balai Pemerintahan Desa di Lampung yg merupakan regional Sumatera berpesan kepada para peserta untuk terus belajar, mengusai ilmu, sebab ilmu pengetahuan menurutnya dinamis, setiap waktu akan terus berubah-ubah sesuai perkembangan zaman, seperti saat ini diharapkan sudah berjalan digitalisasi desa dimana penyelenggaraan pemerintahan desa dilakukan dengan menggunakan IT atau teknologi digital.

Terkait dengan pengembangan aplikasi Sipades ini diantaranya untuk menertibkan kepemilikan aset sehingga dapat meminimalisir resiko hilangnya aset desa, untuk mempermudah kepala desa dalam menyampaikan laporan kekayaan milik desa dan sebagai alat bantu bagi pemerintah desa dalam malakukan tata kelola aset yang dimilikinya.

Karena azaz pengelolaan aset desa berdasarkan kepastian nilai. Dimana seluruh aset desa harus dapat berdaya guna dan berhasil guna untuk meningkatkan pendapatan desa.

“Untuk diketahui bahwa aplikasi ini dijalankan pada perangkat komputer secara independen tanpa memerlukan koneksi internet dan alat bantu browser.

Aplikasi ini juga cocok dengan berbagai sistem operasi komputer dan dapat dioperasional pada operasi windows7, Windows8 dan Windows10.

Aplikasi Sipades User friendly, sehingga mudah dalam proses installasi dan penggunaanya bagi semua tingkatan kemampuan.

Aplikasi sipades menggunakan basis data access. Acces merupakan salah satu perangkat lunak dari Microsoft yang diperuntukan untuk mengelola database pada sistem Windows yang sangat berguna dalam dalam merancang, membuat dan mengolah data dengan cepat dan mudah.

Kini aplikasi Sipades tersebut sudah dapat didownload dan dapat digunakan oleh Desa.”Jelasnya. (Tia/team)