Hafizon; Proposal Kepada Distan Tidak Perlu Anggota Tau Cukup Ketua Saja

LAMSEL tirasnusantara.com
Salah satu angota kelompok tani purwosari menceritakan kepada Tim Tirasnusantara 28/02 lalu. Tukul selaku ketua kelompok tani purwosari desa budi lestari kecamatan tanjung bintang lampung selatan.

Kuat dugaan ingin memiliki bantuan berupa satu unit jonder dan satu unit berupa hentraktor yang diterima dari dinas pertanian, sebagai mana telah di terbitkan berita sebelumnya.

Saat di konfirmasi oleh Team Tirasnusantara 03/03 di kediaman tukul selaku ketua kelompok tani purwosari. menjelaskan semuanya selama iya menjabat sebagai ketua kelompok tani,” benar mas saya mengaku salah dan benar saya pada tahun 2018 telah mendapat bantuan dari dinas pertanian berupa edet atau telaktor tapi belum sempat di pergunakan dan edet atau telaktor itu saya kembalikan kepada pihak KAUPT tanjung bintang yang bernama Hafizon.

Dan saya di kasih bantuan sebagai gantinya berupa satu unit jonder dan memang sekertaris bendahara saya tidak tau bahwasanya kelompok tani yang saya pimpin telah mendapat bantuan dari dinas pertanian berupa satu unit jonder warna orange,”paparnya.

Menurut keterangan Hafizon selaku KUPT kecamatan tanjung bintang lampung selatan. saat di konfirmasi melalui phonsel 09/03. jika untuk mengajukan profosal bantuan kepada dinas pertanian tidak perlu di ketahui oleh anggota cukup ketua saja yang tau.

Pada tahun 2018 kelompok tani purwosari yang di ketuai oleh tukul. memang pernah mendapat bantu satu unit berupa hentraktor. tapi sebelum hentraktor di pergunakan dan tahun yang sama pk tukul mendapat bantuan lagi berupa satu unit jonder berwarna orange,”tegasnya.

Sementara menurut atauran yang di sampaikan oleh Hafizon selaku KUPT tanjung bintang lampung selatan itu tidak boleh menerima bantuan dalam satu tahun dua kali menerima bantuan berupa alat pertanian. maka dari itu kami alihkan salah satu unit berupa satu unit hentraktor kepada kelompok tani di desa galih lunik yang bernama Roni. silahkan konfirmasi saja ketempat pk Roni,”Kilahnya.

Jika benar terjadi bantuan dari dinas pertanian di miliki secara pribadi oleh pk tukul. itu memang tidak ada sanksi hukumnya akan tetapi saya selaku KUPT akan mengambil bantuan tersebut jika terbukti di miliki secara pribadi dan saya akan kumpulkan semua anggota apa benar bantuan berupa satu unit jonder dimiliki sendiri oleh pk tukul,”tegasnya.

Tapi yang jadi pertanyaan salah satu anggota kelompok tani purwosari khususnya masyarakat desa budi lestara kecamatan tanjung bintang lempung selatan. kalau tidak boleh salah satu kelompok tani menerima bantuan dua kali dalam satu tahun mengapa tukul selaku ketua kelompok tani purwosari bisa menerima dua kali dalam satu tahun. ada apa ini jadi pertanyaan kami dan permasalahan ini akan kami telusuri sampai ke pihak terkait khususnya dinas pertanian, “keluhnya. (Riyanto/team).