GMBI Tanjung bintang,Akan melaporkan dugaan Penyimpangan bansos.Kepihak berwajib

Lampung Selatan. Tirasnusantara.Com, Bansos daerah kecamatan tanjung bintang kabupaten lampung selatan di duga banyak penyimpangan. PKH dan BPNT yang di nikmati oleh oknum Pendamping dan ketua kelompok.

Menurut penjelasan LSM GMBI. Saat di mintai tanggapan oleh media ini.Di kantornya di kecamatan tanjung bintang lampung selatan 23/06. Iwan selaku ketua dan di dampingi Andre selaku skretaris kelompok suwadaya masyarakat (KSM) GMBI. angkat bicara. Terkait bantuan sosial seperti program keluarga harapan (pkh) dan bantuan pangan non tunai (bpnt) di desa trimulyo yang di duga banyak penyimpangan dan di nikmati oleh oknum ketua kelompok yang berinisial MI. dan pendamping PKH yang berinisial AI. terkait dugaan penyimpangan tersebut. KSM GMBI tanjung bintang, akan melaporkan ke Kadinsos. dan kepihak berwajib baik kepolisian maupun kejaksaan lampung selatan.

Masih di katakan iwan dan andre. Berdasarkan hasil investigasi keterangan dari beberapa masyarakat yang enggan di sebutkan namanya salah satunya di desa Trimulyo kecamatan tanjung bintang. menjelaskan kepada media ini menurut keterangan masyarakat 19/06. Lebih dari 40 kartu ATM beserta buku rekening selama satu tahun lebih dari awal tahun 2019 sampai dengan tahun 2020 kartu beserta buku rekening di ambil oleh ketua kelompok yang berinisial MI selama kartu dan buku rekening di ambil kami warga desa trimulyo tidak pernah menerima bantuan program keluarga harapan (PKH) bukan hanya tidak menerima PKH warga juga tidak menerima bantuan pangan non tunai (bpnt) selama satu tahun lebih di duga di nikmati oleh MI,”paparnya.

Selain itu MI juga di duga melakukan perbuatan melawan hukum. atas perbuatan yang di lakukan MI yang telah menggunting buku rekening milik negara yang berlogo bank negara republik indonesia (BRI) ada sekitar sembilan (9) buku rekening keluarga penerima manfaat (kpn) yang di gunting gunting bukunya,”tegasnya.

Benar Pak buku rekening dan kartu ATM di ambil oleh MI setelah sekian lamanya lebih dari satu tahun di ambil. tapi saat di kembalikan buku rekening yang merek bank BRI telah di guntin ada sekitar sembilan (9) buku yang di gunting,”tmpalnya.

Agar bebas dari tuntutan yang merugikan pemerintah dan banyak masyarakat. MI dan AI ingin membuat surat perjanjian perdamai dengan pihak msyarakat secara dor-todor kerumah-rumah masyarakat. untuk meminta tanda tangan. yang mana isi dari surat perdamaian hanya bertuliskan kedua belah pihak sepakat membuat surat perdamaian bebas tampa syarat hanya sebatas saling memaafkan saja. akan tetapi masyarakat trimulyo tidak mau menanda tangani surat perdamai tersebut,”timpalnya.

MI.saat di konfirmasi di rumahnya pada 13/06 lalu. menjelaskan saya tidak tau urusan PKH saya cuma di perintah oleh AI selaku pendamping PKH untuk mengumpulkan data-data warga seperti KK dan KTP yang menerima PKH. tidak lebih dari itu,”kilahnya.

Berbeda dengan penjelasan AI saat di komfirmasi di rumahnya 19/06. menurut AI PKH desa teimulyo tidak ada permasalahan dan penyimpangan apa lagi pemotongan dan pengambilan kartu ATM beserta buku rekening tersebut di karnakan kartu dan buku ada di keluarga penerima manfaat masing-masibg,”kilahnya. (Red)