Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Way Kanan Gelar Konferensi Cabang Ke 5 Tahun 2019

WAY KANAN tirasnusantara.com – Ponpes Darul Hikmah Kelurahan Taman Asri Kecamatan Baradatu
Minggu, 17/11/20.

Bupati Raden Adipati Surya,
Terbentuknya Gerakan Pemuda Ansor ini berawal dari gagasan para ulama NU yang membentuk wadah pemuda bernama Syubbanul Wathon atau Pemuda Tanah Air.
Para ulama memanfaatkan wadah tersebut bagi penggemblengan pemuda dalam semangat Islam dan kecintaannya kepada tanah air.

Realitas membuktikan bahwa GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, ke-Islaman dan kebangsaan yang mengisi wilayah provinsi dan kabupaten/kota bahkan hingga ke pelosok-pesolok desa di seluruh Indonesia.
Pemerintah sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan mempunyai tugas memberdayakan Organisasi,

Saat ini yang dibutuhkan adalah kesatu-paduan langkah antara Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk didalamnya Pimpinan OKP, Ormas, LSM dan Partai Politik untuk bersama-sama bahu-membahu memberikan pemahaman yang sehat kepada masyarakat luas. Hal ini teramat penting, mengingat masyarakat juga mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat. Sehingga nantinya OKP juga dapat memberikan masukan-masukan yang positif dalam proses pembangunan Kabupaten Way Kanan.

Idealnya peran pemuda di Kabupaten Way Kanan harus terdengar adanya Keikutsertaan dalam pembangunan. Pemuda harus bisa memposisikan diri, bukan hanya terpaku dan mengekor kepada seniornya, tetapi harus memberikan kontribusi yang nyata dalam membangun daerah.

Permasalahan penting yang tengah kita hadapi saat ini adalah lemahnya daya saing sebagian pemuda kita. Hal ini menunjukkan masih rendahnya kualitas pemuda kita baik pada sisi pendidikan maupun keterampilan yang dimiliki, sehingga belum mampu berkiprah lebih baik di tingkat lokal maupun nasional. Terlebih lagi saat ini kaum muda kita mudah sekali dilenakan oleh gemerlapnya dunia sebagai dampak globalisasi. Tidak sedikit anak-anak kita yang kemudian terjerumus kepada hal-hal menyimpang seperti terjerat Narkoba, seks bebas dan bahkan menjurus kepada tindak kriminal.

Untuk itu para pemuda dituntut membentengi dirinya masing-masing dengan Ilmu Agama, membuka diri dan selalu berkomunikasi dengan keluarga di rumah. Juga yang tak kalah penting dengan memperkuat solidaritas sosial sesama pemuda, saling mendukung dan saling mengingatkan apabila suatu saat kita melangkah di jalan yang menyimpang.

Gerakan Pemuda Ansor khususnya yang ada di Kabupaten Way Kanan ini harus cerdas dan menjadi motivator dan pendorong kemajuan bagi masyarakat. Oleh karena itu, GP Ansor dalam mengeritik atau menyikapi suatu permasalahan harus dibarengi dengan solusi dan punya alternatif, sehingga permasalahan tidak menjadi berkepanjangan yang dapat merugikan kita semua.

Biarkan orang bicara apa saja tentang kita, namun dengan karya nyata dan kemampuan intelektual yang dimiliki Pemuda GP Ansor akan menjawab semuanya.

Saya berharap dari dari kegiatan Konfercab V GP Ansor Way Kanan, akan dapat melahirkan kader-kader bangsa yang baik dan nantinya dapat berkiprah ditingkat daerah hingga tingkat nasional.

Oleh karena itu kepada para peserta Kongercab agar bersungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab sebagai generasi muda yang akan meneruskan estapet kepemimpinan dalam mengisi pembangunan di masa yang akan datang. (Fery)