Geliat Musisi Angklung di Kota Metro Kembali Bersemangat Setelah Beberapa Bulan Terdampak Pandemi Covid-19

METRO tirasnusantara.com – Geliat musisi angklung di Kota Metro kembali bersemangat di sejumlah sudut jalan di bumi Sai Wawai, setelah beberapa bulan ini terdampak pandemi Covid-19.

Para musisi angklung jalanan itu mengakui jika selama adanya anjuran untuk tetap di rumah, sangat berpengaruh dengan penghasilan mereka.

Ungkap Asep salah seorang personil grup angklung Kharisma di Kampung sawah 22 Hadimulyo Barat, menceritakan, bahwa jalanan di Kota Metro saat ini sudah kembali ramai. Namun, selama pandemi Covid-19 ini keberlangsungan mereka juga ikut terdampak.Pendapatan dari hasil mengamen tidak seperti biasanya dengan menurunya omset sampai 50%.

“Saat ini saja misalnya, meski pun jalanan sudah mulai ramai, tapi pendapatan dari ngamen sangat turun drastis mas, Misalnya dapat Rp500 ribu ya jadi Rp250 ribu. Itu misalnya, kalau penghasilan pastinya tidak bisa diprediksi. Apalagi di masa pandemi seperti ini,” ungkapnya. (1/11/2020).

Saat beraksi, kelompok angklung yang beranggotakan enam personel ini tetap menerapkan protokol kesehatan.Mereka taat dengan anjuran pemerintah untuk menggunakan masker. Hal itu menjadi semangat baru dirinya dan anggota lain.

Harapannya sebagai anggota pengamen angklung, agar Pemerintah Kota Metro dan Dinas terkait dapat bekerjasama dalam even-even dan juga objek wisata di Kota Metro.Seperti di capit urang atau Dam raman.

“Ya kami berharap dinas terkait bisa bekerjasama dengan kami pengamen angklung yang berada di kota metro ini dalam kegiatan even kesenian dan pariwisata” pungkasnya. (Eka/Sal)