FPII Setwil Lampung : KPK Harus Tangkap Senator Lampung Terpilih Yang Terlibat KKN

Jakarta tirasnusantara.com,- Adalah mustahil membersihkan lembaga-lembaga negara dari para oknum pelaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), jika kita membiarkan orang-orang yang terindikasi KKN masuk Senayan. Hal itu disampaikan Aminudin Ketua Sekretariat Wilayah Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) kepada media ini melalui jaringan WhatsApp-nya, menanggapi pemberitaan adanya salah satu anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI terpilih dari Provinsi Lampung yang terlibat dalam lingkaran kasus korupsi Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan.

“Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang itu tidak dapat dipercaya, karena kecil teranja-anja, setelah besar terbawa-bawa,” kata Aminudin mengutip peribahasa orang tua-tua terkait kemungkinan orang yang berperilaku buruk berubah jadi baik, Minggu, 18 Agustus 2019.

Sebagaimana diberitakan beberapa media massa, Ahmad Bastian, anggota DPD RI terpilih dari daerah pemilihan Provinsi Lampung, diduga kuat terlibat menyuap terdakwa tindak pidana korupsi Zainuddin Hasan, Bupati Lampung Selatan nonaktif. Suap fee proyek sejumlah Rp. 9,6 miliar yang disetorkan Ahmad Bastian ke Bupati nonaktif itu dilakukan melalui Agus Bhakti Nugroho pada tahun 2016, untuk memuluskan keinginan Ahmad Bastian mendapatkan proyek dari pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

_Baca di sini: https://www.google.com/amp/s/www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/17/12/2018/didakwa-terima-suap-rp-72-m-adik-zulhas-terancam-20-tahun-penjara/%3famp_

_Baca juga di sini: http://kabar3.com/amp/detail/9253/agus-bn-sebut-ahmad-bastian-layak-tersangka-karena-sangat-paham-setoran-proyek-lamsel_

Saat ini, Ahmad Bastian bersiap masuk Senayan sebagai Wakil Daerah Lampung di lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Ahmad Bastian terpilih sebagai salah satu dari 4 orang anggota DPD RI dari Provinsi Lampung.

“Jadi, kalau kita biarkan oknum-oknum seperti itu masuk Senayan, sudah pasti makin bobroklah lembaga legislatif di republik ini. Orang yang sudah jelas terindikasi KKN dibiarkan melenggang ke Senayan, tambah habislah uang negara dikorupsi oknum anggota Dewan,” ungkap Amiekancil sebutan akran Aminudin

Aminudin menambahkan bahwa beberapa kasus suap yang terjadi di DPD RI justru melibatkan orang-orang yang selama ini dipandang bersih dan kaya secara materi. “Apa kurangnya Irman Gusman, mantan Ketua DPD RI, yang kena OTT beberapa tahun lalu? Orangnya dikenal bersih dari KKN, juga kaya. Nah, ini dari Lampung, sudah ada indikasi berperilaku koruptif, dia pasti jauh lebih berbahaya dari Irman Gusman yàa,” imbuh Aminudin

Sehuhungan dengan fenomena itu, Aminudin mengharapkan agar semua pihak mengambil peran untuk membersihkan lembaga DPR RI dan DPD RI dari oknum-oknum yang diduga tidak bersih.n Caranya? “Jangan biarkan oknum semacam itu masuk Senayan, KPU dan KPK harus bergerak cepat, sebelum Senayan jadi sarang koruptor selamanya,” tegas Pria yang aktif di Lembaga anti korupsi ini. (Red)