FPII Mendorong Kepolisian Agar Mengungkap Kasus Penipuan Calon Pegawai Honorer

Bandar Lampung Tirasnusantara.Com,
Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Sekretariat Wilayah (Setwil) lampung mendorong aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian agar segera mengusut kasus dugaan tindak pidana penipuan yang di lakukan oleh oknum yang mengaku ASN di Salah Satu Dinas di kota Bandar Lampung dengan minta sejumlah uang kepada korbannya sebagai persyaran agar dapat diangkat sebagai tenaga Honorer di kota tapis Berseri ini.

Menurut keterangan dari Beberapa Korban penipuan yang dilakukan DI mereka rata- rata kehilangan uang sampai puluhan juta.

Riyanto selaku humas FPII yang telah mendapat keterangan dari salah satu korban penipuan berinisial IANT dirinya telah dimintai uang dengab jumlah 15 juta rupiah oleh ID pada bulan juni 2018 dan dimintai sejulah uang kembali pada bulan Agustus 2019.

Liciknya lagi DI menunjukkan petikan keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor: 814/01/IV.04/2019 tentang pengangkatan IANT sebagai tenaga kerja kontrak bidan dengan gaji sebesar Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) yang disuga palsu, untuk dapat meyakinkan korbannya.

“DI” yg mengaku pegawai pemkot saat ditemui oleh media ini ( 05-03-2020 menjelaskan bahwa memang dirinya mengaku salah dan perbuatan dia itu jelas kuat menjadi dugaan mudus penipuan.

“Saya akui memang itu salah dan perbuatan itu diindikasikan menjadi dugaan penipuan, karena janji untuk pengangkatan tenaga kontrak hingga sekarang IANT belum juga bekerja.

Tapi kami siap mengembalikan uang yang sudah diberikan oleh IANT itu. tapi saya minta tenpo sampai hari senen karna saya juga punya rekanan, “Kilahnya.

Dengan kejadian ini FPII Setwil Lampung yang diwakili Riyanto selaku humas, mendorong pihak kepolisian agar segera mengusut permasalahan dugaan penipuan ini, agar korban tidak bertambah. (Riyanto/team)