Eka Cahyono; Dikatakan Menampar Siswa Itu Fitnah Dan Mencemarkan Nama Baik Saya

LAMTIM tirasnusantara.com – Dikatakan telah berbuat arogan Eko Cahyono selaku kepala desa Gunung Mulyo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, itu tidak benar adanya. Kades tidak pernah berbuat seperti yang dikatakan telah menampar siswa SMP Satu Atap di wilayahnya, “Terang ibu Ketut selaku Kepala Sekolah SMP Satu Atap di Desa setempat.

Kronologisnya pada Kamis (6/2/2020) bahwa Kepala Desa Gunung Mulyo bernama Eko Cahyono, mendatangi SMP Satu Atap, kedatangan itu untuk membantu kami memberikan pembinaan terhadap siswa yang berbuat tidak sesuai dengan peraturan dilingkungan sekolah, jadi tidak benar seperti yang diberitakan belakangan ini, “Tegasnya.

Ditempat terpisah Eko Cahyono mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya itu semata-mata untuk membantu mendidik anak agar bisa lebih baik, tidak sedikitpun ada niatan yang lain.

“Saya lakukan menggedor meja itu bukan marah, dan saya tidak menampar murid dikelas. Saya bermaksud untuk membangunkan karena di kelas IX itu ada anak yang tidur, tapi setelah dia bangun dan ditanya dia bilang lagi sakit, maka saya sarankan untuk minta izin pulang dan berobat.

Saya datang sebagai wali murid. Saya juga dulu adalah ketua Komite di sekolah tersebut, sampai sekarang belum ada gantinya. Niat saya untuk mengurangi kenakalan remaja, dan wujud dari tanggung jawab saya juga sebagai masyarakat dan orang tua yang ingin anak-anak didik menjadi teladan dan berhasil dimasa depan, ”Ujarnya.

“Selain ada Kepala Sekolah, guru yang diberi tugas mendidik, mengajar siswanya. Kita selaku orang tua wajib membantu untuk mendidik anak murid dengan baik.

Saat itu tidak ada masalah apa-apa, karena saya juga tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, kalau memang ada bekas tamparan kan pasti terlihat dan bisa dilakukan visum.

Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak pernah arogan terhadap siapapun, seandainya memang salah saya minta maaf, namun yakinlah bahwa niat saya baik, nantilah kalau sudah dewasa anak-anak itu akan merasakan sendiri bahwa apa yang kita lakukan ini bermanfaat nantinya, isu ini merupakan fitnah yang tidak berdasar sehingga mencemarkan nama baik saya. “Tutupnya (Roso/Asep/team)