Dua Perkara Kecurangan dan Pungli Pilkades Karang Sari Terus Berlanjut.

Lampung Selatan tirasnusantara.com,- Dua perkara dugaan kecurangan pilkades Desa Karang Sari Kecamatan Jari Agung terus berjalan.

Dua perkara tersebut terkait dugaan pungli yang dilakukan Panitia Pilkades dan Gugatan perdata yang diajukan oleh Bacakades Saidah yang merasa dirugikan oleh panitia.

Kedua perkara tersebut ditangani oleh dua institusi penegak hukum di Lampung Selatan.
Perkara Pungli di tangani oleh Polresta Lampung Selatan dan Tuntutan perdata di tangani pengadilan Negeri Lampung Selatan.

Musidik salah satu bacakades Desa Karang Sari menyampaikan kepada media tirasnusantara bahwa dirinya sudah dipanggil pihak penyidik hari selasa yang lalu untuk diminta keterangannya sebagai saksi.

” iya mas saya sudah di panggil oleh pihak penyidik beberapa waktu yang lalu, dimintai keterangan sebagai saksi dugaan pungli yang dilakukan Andre ketua Panitia pilkades” jelas musidik.

Sementara itu persidangan perdata di pengadilan Negeri Kalianda sudah memasuki pemanggilan saksi.

Menurut Riduan SH selaku pengacara Saidah sebagai penggugat saksi dari penggugat sudah bersaksi . Ada empat orang saksi menurutnya yang sudah dihadirkan di hadapan hakim.

Sementara menurut Riduan sidang ke depan pengadilan masih akan mendengarkan kesaksian tergugat.

Riduan SH optimis clein nya bisa menang di perkara perdata ini, karna menurutnya dalam proses persidangan sudah memenuhi unsur Perbuatan Melawan Hukum ( PMH ) yang dilakukan Sdr Andre selaku ketua panitia.

“Kira obtimislah bisa memenangkan perkara, karna jelas dalam persidangan ada PMH yang dilakukan pihak Panitia. Mudah- mudahan dan kita percaya hakim bisa memberikan putusan yang seadil adilnya” jelas Riduan SH.

Diketahui sebelumnya bahwa Saidah dan Musidik yang ingin mendaptar sebagai Bacakades dimintai masing- masing uang tiga juta oleh Andre selaku Ketua panitia, dengan alasan untuk menebus berkas pencalonan bacakades.

Selain itu ada dugaan rekayasa penjegalan Saidah dan Musidik yang dilakukan Andre dengan alasan habis waktu pendaftaran sehingga berkas kedua bacakades ditolak panitia. ( Amin )