Drainase Desa Mada Diduga Asal Jadi

PESAWARAN tirasnusantara.com – Program dana desa dikucurkan oleh pemerintah bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu pelaku di desa mulai dari kepala desa dan aparaturnya hingga tim pengelola kegiatan (TPK) harus betul – betul menjalankan amanah dengan sebaik – baiknya.

Hal itu bertujuan agar dana desa terserap dengan yang seharusnya sesuai peruntukan dan kebutuhan masyarakat, baik dibidang pembangunan fisik maupun pemberdayaan.

Namun program mulia pemerintah ini tidak demikian adanya di desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

Menurut RO kepada tim tirasnusantara.com Senin 18/6 mengatakan, “Pembangunan fisik dan pemberdayaan DD Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran banyak sekali kejanggalan, seperti terlihat jelas pada pembangunan drainase lingkar Desa Mada Jaya lebih kurang sepanjang 1.000 meter.

“Kami selaku masyarakat tidak tau secara detail berapa jumlah DD yang masuk ke Desa Mada Jaya, dan apa saja peruntukannya, yang jelas ada pembuatan saluran (drainase) perkiraan cuma 1.000 meter, yang katanya dengan menghabiskan dana sampai dengan Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Jura Rupiah).

“Drainase yang dibangun terlihat sekedar asal jadi saja, padahal mulai galian lobangnya ada yang digotong royongkan oleh warga, dengan tujuan supaya upah galian sudah tidak lagi direalisasikan, sehingga harapan pembangunannya bisa maksimal.

“Namun nyatanya ada juga yang cuma dibangun saluran sebelahnya saja, sementara sebelahnya cuma memanfaatkan pondasi rumah warga, itupun sangat terlihat janggal dan sangat tidak sempurna, apakah iya dana Lima Ratus Juta Rupiah habis untuk fisik yang seperti itu, “Paparnya.

Sutrisna kepala Desa Mada Jaya saat disambangi dikediamannya membantah dugaan warga yang mengatakan pembangunan drainase sepanjang 1.000 meter sekedar asal jadi.

“Realisasi DD Desa Mada Jaya membangun Balai Desa dan drainase 1.024 meter, jadi semuanya sudah terealisasi melebihi yang seharusnya dan boleh dicek, semuanya sempurna tidak ada yang dimanipulasi, masyarakat Mada Jaya tau semua. “Ungkapnya.

Ditempat terpisah Kepala Urusan (KAUR) Pembangunan Jumadi mengamini pernyataan Kades Mada Jaya, namun saat ditanya sanggup tidak bertanggung jawab jika nanti terbukti adanya penyimpangan, meski bernada agak ragu Jumadi menjawab siap, “Iya siap kan itu sudah selesai dibangun semua, “Tutupnya. (Rd/BE/AMN)