Dikritisi Masyarakat Kinerjanya Jajaran Pemerintahan Mada Jaya Terlihat Gerah

PESAWARAN tirasnusantara.com – Pemerintahan yang bersih dan transparan menjadi cita – cita semua warga negara agar terwujudnya pemerataan pembangunan untuk masyarakat yang adil dan makmur.
Masyarakat punya peran dalam pengawasan atas kinerja aparatur desa termasuk didalamnya realisasi pembangunan dan pemberdayaan yang menggunakan Dana Desa (DD).
“Dengan demikian janganlah alergi dengan orang yang peka dan selalu peduli akan kemajuan desanya sendiri, “Ungkap IK pada kamis 20/6.
Dia menambahkan, “Dengan adanya pemberitaan terkait dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) tahun 2018 oleh Kades dan jajarannya dalam pembangunan Balai Desa, pembuatan drainase, BUMDes, dan anggaran pemberdayaan lainnya, kini mulai satu persatu aparatur pemerintahan desa Mada Jaya terlihat gerah.
“Sebelumnya KAUR pembangunan Jumadi yang mau nantang siapa yang menduga pembangunan tidak sesuai RAB, dan kini giliran Kepala Dusun Kebon Pisang Zaenudin yang meradang, “Paparnya.
Untuk diketahui bahwa Zaenudin seakan menuduh ada warga desa yang membuat keruh suasana, dia mengungkapkan untuk apa kritis didesa sendiri, “Cukup diam saja jangan banyak komentar lihat dan dengar jangan ngurusin urusan desa, tidak usahlah ikut – ikutan, “Katanya.
“Pernyataan ini merupakan indikasi bahwa jajaran pemerintahan Desa Mada Jaya anti dikritisi untuk sebuah perubahan yang lebih baik, jadi wajar jika anggaran DD yang lebih dari 1 miliar itu cenderung kurang bermanfaat bagi masyarakat, “Tegas IK
IK berharap agar BPD Desa Mada Jaya jangan hanya sebagai pelengkap dan seakan jadi bawahan Kades, coba dievaluasi dan diminta laporan sejauhmana kinerja yang dilakukan, sehingga masyarakat merasa tentram tanpa adanya prasangka, kami berharap semuanya terbuka sehingga Desa Mada Jaya akan lebih maju dan berkembang, “Tutupnya. (Amin/rd)