Diduga Reklamasi Dermaga Fery Serengsem Tidak Kantongi Izin

BANDAR LAMPUNG tirasnusantara.com – Aktivitas penimbunan diperairan Pantai di Jalan Soekarno Hatta tepatnya didaerah Fery Kelurahan Serengsem Kecamtan Panjang Bandar Lampung di duga tidak mengantongi izin.

RJ seorang warga Panjang kepada team tirasnusantara.com dan media Kupas Tuntas mengatakan, “Lokasi atau lahan tersebut memang hasil dari reklamasi pada tahun 2011 lalu. Akan tetapi yang kami pertanyakan, saat ini kenapa ada lagi penimbunan atau reklamasi di lokasi yang sama, apakah izinnya masih izin yang lama tahun 2011 atau mempunyai izin yang baru atau bekerja dengan tidak mengantongi  izin, “Paparnya

“Kami menduga itu tidak mempunyai izin karna ketika izin di keluarkan, pihak yang bersangkutan seharusnya memperhatikan dampak lingkungan dan AMDAL.

“Yang terjadi saat ini tidak demikian adanya, karena semenjak ada aktivitas tersebut, membuat terumbu karang berubah bahkan punah, dan ikan – ikan yang semula ada kini menghilang, artinya pekerjaan itu merugikan kami para nelayan, “Keluhnya.

Hendra dari pihak PT. Sinar Agro Jaya Investama saat dikonfirmasi mengatakan, “Perlu saya jelaskan bahwa aktivitas tersebut tidak benar kalau dikatakan penimbunan atau reklamasi.

“Itu hanya pengurukan dengan pemberian batu cadas yang fungsinya sebagai penahan abrasi yang di sebabkan ombak laut dan juga normalisasi lahan, “Kilahnya.

“Pihak terkait juga sudah memantau kelokasi ini beberapa hari yang lalu, seperti KSOP daerah Panjang Bandar Lampung dan Derektorat Jendral Dinas Perhubungan Laut (dishub) langsung dari Jakarta.

“Mereka sudah pernah langsung bertemu dengan saya, dan tidak ada teguran, itu artinya tidak ada permasalahan di lokasi yang akan di buat dermaga tersebut. “Bantahnya.

Sampai berita ini di terbitkan pihak KSOP Pelabuhan Panjang belum bisa dikonfirmasi terkait adanya permasalahan dilokasi tersebut. (Riyanto/Rizal)