Diduga Oknum Pj. Kades Desa Galih Lunik Terlibat Pungli PTSL Tahun 2019

LAMPUNG SELATAN tirasnusantara.com – Diduga Pj. Kades Desa Galih Lunik Terlibat Pungutan Liar (Pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),Tahun 2019.
Selain Pj. Kepala Desa (Sekdes), diduga juga Pokmas Desa Galih Lunik Kecamatan Tanjung Bintang itu turut terlibat dalam pesoalan PTSL.
Ketua Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lampung Selatan Ahmad Yani (12/3) kepada team tirasnusantara.com, mengungkapkan Adanya Pungutan Liar (Pungli) Desa Galih Lunik, juga ikut melibatkan Aryadi Asmoro oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Adanya Pungutan Liar (Pungli) Desa Galih Lunik, juga ikut melibatkan Aryadi Asmara oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya warga dikenai pungutan untuk pembuatan sporadik sebesar Rp. 200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah), pendaftaran PTSL sebesar Rp.400.000,- (Empat Ratus Ribu Rupiah), “Paparnya.
Berdasarkan Pasal 423 KUHP “Seorang PNS dengan maksud menguntungkan diri sendiri  atau orang lain secara melawan hukum, dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa orang lain untuk menyerahkan sesuatu, melakukan sesuatu pembayaran, melakukan pemotongan terhadap suatu pembayaran atau melakukan sesuatu pekerjaan pribadi, bisa dihukum penjara selama-lamanya enam tahun.
“Sementara, pungutan program PTSL Galih Lunik kuat diduga menabrak aturan SKB Tiga Mentri, pungutan sebesar Rp.600.000,- (Enam Ratus Ribu Rupiah) yang melibatkan Pj. Kepala Desa Aryadi Asmoro tersebut.
“Kami sudah melayangkan surat kepada yang bersangkutan, surat juga sudah kami layangkan Kepada Camat Tanjung Bintang Lampung selatan. Namun surat aliansi belum mendapat respon dan mereka belum memberikan klarifikasi.
“Ini akan kami laporkan Kepenegak hukum, agar segera ditindak lanjuti karena pungli tidak bisa di biarkan, harus diberantas, “Tegasnya
Pj. Kepala Desa Aryadi Asmoro Saat disambangi dikediamannya (14/3) sedang tidak ada ditempat. “Maaf Pak Aryadi Asmoro nya sedang kekebun, kemungkinan pulang sore, nanti saya sampaikan kepada beliua, karena beliau lagi kekebun, “Ujar Istrinya. (Riyanto/team)