Diduga Kakak, Adik dan Ipar Berjama’ah Jadi Penyelenggara di Pesibar

PESISIR BARAT tirasnusantara.com – Tahapan seleksi anggota Panwascam di Kabupaten Pesisir Barat untuk pilkada 2020 telah usai dan telah diumumkan.
Meskipun begitu, hasil dari pengumuman tersebut diduga masih menyisakan banyak persoalan.
Kenapa demikian, karena adanya indikasi anggota panwascam terpilih ada yang terlibat parpol, dan diduga pula adanya keinginan komisioner membangun kerajaan atau trah di tubuh penyelenggara, dengan merekrut semua keluarga.
Ada juga diduga masih berstatus sebagai pegawai kontrak daerah, ada juga yang terpilih nyebrang lintas Kecamatan, demikian ungkap “U” warga Pesisir Barat (18/12).
Lanjutnya, “Seperti halnya di Kecamatan Pesisir Utara, salah satu anggota panwascam atas nama Budi Santoso kuat dugaan yang bersangkutan merupakan adik kandung dari Komisioner Bawaslu Pesibar, Abd. Kodrat. S, SH.,MH
“Divisi Penidakan ini juga memilih dan mengangkat anggota panwascam atas nama Bambang Afriansyah yang diindikasikan masih saudara dekat/iparnya (Kodrat red) di Kecamatan Lemong.
Bukan hanya disitu, komisioner yang berlatarbelakang advokad ini juga diduga mengangkat pamannya sendiri sebagai anggota panwascam di Kecamatan Way Krui atas nama Ruswan Efendi.
Selain itu, Ketua Bawaslu Pesisir Barat, Irwansyah juga tidak mau kalah dengan rekan sekantornya,  Abd. Kodrat. S, SH.,MH yang banyak merekrut anggota keluarganya.
Irwansyah juga mencoba membangun trah ditubuh penyelenggara yang dinakhodainya dengan mengangkat adik dari istrinya sendiri sebagai anggota panwascam di Kecamatan Lemong atas nama Erwin Saputra.
Selain itu juga ada dugaan anggota panwascam terpilih masih berstatus sebagai pegawai kontrak daerah Pemda Kabupaten Pesisir Barat, dan ada juga dugaan anggota panwascam yang terpilih di Kecamatan lain diluar domisilinya. “Paparnya.
Dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp, Irwansyah selaku ketua Bawaslu Pesisir Barat tidak ada tanggapan, Divisi Penindakan Abd. Kodrat. S,SH.,MH cuma membalas ngajak ngopi. “Ngobrol ngopi dulu kita dinda, “Balesnya. (Wagiman/Roso/Edo).