DIDUGA ADA PERSELINGKUHAN DIDALAM RUMAH WARGA OKNUM BPD DAN PERANGKAT DESA LAKUKAN PENGGERBEGKAN


Oku Timur tirasnusantara.com,-
Rumah pak waji warga dusun pasir cabe desa Jayapura oku timur di grebek oknum BPD ,kadus dan RT juga bersama beberapa orang yang bersama mereka melakukan penggerbekan karna atas dasar laporan dari salah satu warga yang curiga kalau anak waji yang berinisial P di curigai menyembunyikan laki laki yang bukan muhrim

Sedang P sendiri wanita yang sudah bersuami memang seharusnya tidak layak untuk menerima tamu laki laki yang bukan saudaranya sementara suaminya sedang tidak ada di tempat

Namun disayangkan penggerbekan tersebut tidak seharusnya mereka lakukan karna menurut saya itu diluar standar operasional prosedur dan sangat merugikan saya dan membuat malu keluarga saya ujar P ketika kami kofirmasi
Ketika kami menanyakan kronologis penggerbekan tersebut awalnya sore hari memang saudara AT yang diduga selingkuhan P memang datang kerumah saya ,biasalah AT cuma main ngopi ngopi dirumah ,makan malam dan nonton TV .
Tapi pada sekitar pukul 9.00 AT pamitan mau kerumah sudib teman kerjanya namun diluar gugaan pada kurang lebih pukul 1.00 wib Rumah kami di kepung dan di gerbek tanpa mengucap salam ,begitu pintu kami buka sudah ada tiga orang yang masuk diantaranya Salah satu anggota BPD,berinisial Ud RT, berinisial sh dan linmas Uk
Mereka menggeledah di setiap ruangan termasuk kamar pribadi saya ujar P

Sedangkan yang diluar mengepung rumah saya itu saya perkirakan mungkin ada orang sepuluhan ,atas kejadian ini saya sangat merasa dirugikan dan keluarga saya merasa dipermalukan.

Setelah mendapat keterangan dari P, media tirasnusantara menemui Rt setempat suhari sama dengan apa yang kami tanya dengan p
“Saya sebetulnya tidak mau melakukan penggerbekan tersebut ujar suhari memulai ceritnya tapi saya di ajak oleh saudara Ud salah satu anggota BPD untuk melakukan penggerbekan dirumah P tapi yang mereka curigai dan mereka prasangkkan itu tidak terbukti”
Kami sudah memeriksa di setiap sudut ruangan namun yang kami curigai benar tidak terbukti”
“Setelah melakukan pengerbekan dan tidak terbukti apa yang selanjutnya dilakukan oleh perangkat desa dusun pasircabe ( media) kami langsung bubar dan pulang” ujar suhari

Ketika kami kofirmasi kepala desa Jayapura Dedyanto beliau tidak bisa memberikan penjelasan terkait akan hal ini .(M.Romzon)