Dewan Penasehat GWI Nilai Program Kerja FWL DPRD Kabupaten Kampar Tak Jelas

Kampar, tirasnusantara.com – Semenjak diresmikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kampar, M. Faisal. S T, kepengurusan Forum Wartawan Legislatif (FWL) Kabupaten Kampar serta pengukuhan Ketua FWL Kabupaten Kampar Afrizal, S.E, dan jajarannya di Gedung DPRD Kabupaten Kampar. Senin (09/03/2020) lalu, banyak dikeluhkan wartawan di Kabupaten Kampar.

 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dewan Penasehat Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Kampar, Indra Nazaruddin, kepada awak media di Gedung DPRD Kabupaten Kampar. “Sampai sekarang baik secara pribadi atapun di Organisasi DPC GWI Kab. Kampar tidak pernah tahu apa pergerakan FWL ini,” katanya. Senin, (11/05/20).

 

“Kemudian program – program FWL ini saya tidak pernah tahu dan tidak jelas, karena waktu pembentukan, programnya untuk menyejahterahkan wartawan yang ada di DPRD Kabupaten Kampar. Tapi sampai sekarang pun kami wartawan jalan sendiri – sendiri, tanpa Forum Wartawan Legislatif. Sebenarnya saya sangat kecewa, apapun kegiatan program di dalam FWL ini kita tidak pernah dilibatkan. Bahkan lebih susah lagi daripada yang kemarin – kemarin, sampai sekarang kita tidak pernah tahu apa yang dibikin FWL itu untuk wartawan yang bergabung di FWL ini,” lanjutnya.

 

“Ironisnya lagi, kegiatan Adv saya di DPRD Kabupaten Kampar pada bulan Februari lalu sampai sekarang belum ada cair. Seharusnya FWL memperjuangkan wartawan yang ada di Forum Wartawan Legislatif tersebut, itulah tujuannya. Pertama dulu tujuannya FWL ini mengangkat kesejahteraan Wartawan, sampai sekarang kesejahteraan itu hanya cerita belaka. Dulu sewaktu pembentukan FWL ini begitu lama, mulai pada pukul 10. 00 Wib – 24.00 Wib. Kita berharap, kalau membentuk FWL betul – betul dijalankan programnya. Pengurus atau Ketua FWL itu harus mengevaluasi kerjanya, bagaimana wartawan yang bergabung disitu. Apakah sudah sejahtera, dan apakah kegiatannya sudah ada. Sampai sekarang saya pribadi tidak ada merasakan pencairan kegiatan HUT Kab. Kampar yang bulan Februari 2020 kemarin, sebagian wartawan yang lainnya sudah dicairkan,” ungkap Indra Nazarudin.

 

Di tempat terpisah, Ketua FWL Kabupaten Kampar Afrizal, S.E, ketika dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya mengatakan, “perlu diketahui kegiatan anggaran dana itu di Sekretaris DPRD Kabupaten Kampar. Bukan di FWL yang memegang anggaran itu,” terangnya.

 

“Coba ditanya ke bagian hukum ada gak anggarannya, dan kamu tanya sama Sekwannya. Kalau masalah kesejahteraan kegiatan, setiap media itu sudah mengajukan kegiatan. Apa pula kaitannya dengan saya,” ujar Afrizal.

 

Selanjutnya awak media mengkonfirmasi Kepala Bagian Hukum dan Persidangan DPRD Kabupaten Kampar, Jupri Nur, S.H, di ruangan kerjanya menyampaikan, “menurut kesepakatan yang telah kita sepakati di Sekretariat DPRD Kabupaten Kampar, bagi media yang persyaratannya sudah lengkap. Tetap akan kami verifikasi dulu, karena sudah diverifikasi itu termasuk sudah terdata. Setelah itu, bagi kawan – kawan yang belum dibayarkan bukan berarti tidak dibayarkan. Itu akan menyusul, sebab pembayarannya secara bertahap menurut anggaran yang ada,” imbuh Jupri Nur. ( Tim).