Devisi Keimigrasian Kantor Imigrasi Makassar Kunjungi MPP Bantaeng

BANTAENG tirasnusantara.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bantaeng mendapat kunjungan dari Devisi Keimigrasian yang disertai dengan Tim dan Kantor Imigrasi (Kanim) Makassar. Maksud kedatangannya rembongan itu untuk menjajaki rencana kehadiran Pelayanan Keimigrasian.

Kehadiran Kadiv Imigrasi Sulawesi Selatan Dodi Karnida disambut langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Muhammad Tafsir dan Kepala Seksi Perizinan Mahatir, Kamis (16/7/2020).

Rombongan Imigrasi selanjutnya meninjau ruangan yang rencananya di siapkan untuk Pelayanan Keimigrasian, meninjau pasoka listrik dan koneksi internet/jaringan karena menurut Dodi, dalam memasukkan data, foto sidik jari pemohon paspor harus secara online terhubung dengan Pusat Data Keimigrasian (Pusdakim) Direktur Jenderal Imigrasi Jakarta.

Selanjutnya Dodi menyampaikan selamat kepada warga Kabupaten Bantaeng yang telah memiliki fasilitas kemudahan pelayanan publik dari pemerintah daerahnya dan mudah-mudahan kami dapat segera bergabung untuk melakukan pelayanan keimigrasian sehingga kebijakan Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pelayanan mendekat kepada rakyat masyarakat akan semakin nyata sehingga masyarakat menjadi lebih nyaman dan efisien karena tidak harus datang jauh-jauh memohon paspor ke Kanim Makassar.

Dalam setiap awal kami akan melayani WNI terlebih dahulu berupa pelayanan paspor untuk seluruh WNI dari manapun mereka berasal dan tidak terbatas bagi para pemegang KTP Kabupaten Bantaeng saja.

Selanjutnya kami akan membangun sistem untuk pelayanan Izin Tinggal bagi WNA sehingga para pengguna TKA maupun WNA yang berada dan berkegiatan disekitar daerah sini juga akan merasakan manfaat atas kehadiran pelayanan keimigrasian.

“Harapan kami, setelah adanya titik pelayanan keimigrasian yang salah satu fungsinya adalah fungsi fasilitator pembangunan masyarakat kesejahteraan masyarakat, maka Kabupaten Bantaeng akan memiliki nilai daya saing yang semakin tinggi baik di tanah air maupun di hadapan masyarakat internasional khususnya investor asing,” kata dia.

Di Sulawesi sendiri, kata Dodi, Kantor Imigrasi Manado telah hadir setiap hari di MPP Kota Tormohon Sulawesi Utara dan Kanim Pare-Pare yang sejak awal tahun 2020 ini telah hadir satu kali dalam seminggu di MPP Kabupaten Barru dan karena terkendala pandemi maka paspor yang di terbitkan baru berjumlah 22 buku. (Ana/team)