CV. Mahameru Sidoarjo Gunakan Izin Milik Perusahaan Sebelumnya

Way Kanan, Tirasnusantara.com,-

Selain Dugaan Limbah CV. Mahameru Sidoarjo yang Mencemari Lingkungan sekitar, Perusahaan yang bergerak di bidang Pengolahan Singkong menjadi tapioka tersebut juga ternyata memiliki kejanggalan soal Izin.

Diketahui, Izin yang digunakan CV. Mahameru Sidoarjo saat ini ternyata masih menggunakan Izin Atas Nama Pemilik Yang Lama atau Pemilik CV. Zalfa Langgeng Plantations. Padahal saat ini Pabrik tersebut telah menambah perluasan lahan dan bangunan.

Saat dikonfirmasi, Eka Wati selaku Owner CV. Zalfa Langgeng Plantations membenarkan jika Aset Pabrik Pengolahan Singkong miliknya itu sudah dijual sejak tahun 2017 lalu kepada Owner CV. Mahameru Sidoarjo.

Namun, Soal Izinnya. Pihak CV Zalfa Langgeng Plantations saat itu telah memberikan Surat Kuasa kepada Owner Mahameru supaya Izinnya segera diurus untuk di balik Nama, tapi ternyata hingga saat ini Izinnya belum dirubah oleh pihak Mahameru.

“Itu pas dijual, langsung kita kasih kuasa supaya Izinnya di urus. Tapi sampai sekarang ternyata masih Pakai Izin yang lama. Jadi kami nggak tau menau lagi soal Izinnya karena sudah kami jual,” ujar Eka saat di konfirmasi dikediamannya, Rabu (10/06/2020).

Mengetahui hal tersebut, CV. Zalfa Langgeng Plantations langsung melakukan Klarifikasi ke Dinas Perizinan dan telah memproses pencabutan Izinnya.

“Sekarang proses Pencabutan Izinnya sedang berjalan saya sudah Klarifikasi ke Perizinan, karena sesuai kesepakatan waktu itu dengan Pak Iwan (Pembeli) setelah dijual Izinnya harus di balik nama. Dan hari ini saya sudah serahkan surat Pernyataan saya resmi dari Notaris ke Dinas Perizinan bahwa Pabrik itu benar sudah dijual. Jadi semua aktivitas di Pabrik itu sekarang tidak ada lagi tanggung jawab kami,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Way Kanan menyebutkan bahwa secara Administrasi Pabrik Singkong Atas Nama CV. Mahameru Sidoarjo itu tidak ada. Yang ada adalah CV. Zalfa Langgeng Plantations yang berdiri sejak tahun 2015. Sehingga secara Administrasi atas adanya usaha Tapioka yang ada di Sidoarjo itu masih CV. Zalfa Langgeng Plantations.

Sehubungan sudah dijual, maka Pihak Dinas Perizinan menyampaikan agar Pemilik yang lama segera mencabut Izinnya. Dan Pemilik yang baru diminta supaya mendaftarkan kembali Izinnya sebagai Bidang Usaha yang baru. (Fery).