Carut Marut Rekruitment Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Katibung

Lampung selatan Tirasnusantara.com.
Demi memuluskan menjadi panitia pemungutan suara sarjio rela memalsukan surat rekomendasi kepala sekolah SDN 2 Rangai Tri tunggal, dia memalsukan kop sekolah, cap dan tanda tangan kepala sekolah, ini berbuntut atas pemanggilan pirginia, S.Pd oleh Bawaslu kabupaten lampung selatan.
Setelah di konfirmasi ternyata sarjio mengakui atas perbuatan tersebut.
Hal yg menarik adalah rekruitment tersebut adalah ranahnya KPU Lampung selatan melalui PPK Kecamatan Katibung seberapa penting kah persyaratan rekomendasi tersebut dalam tahapan rekrutment sehingga calon PPS desa rela memalsukan surat rekomendasi,apakah dalam hal ini KPU Lampung Selatan melalui PPK tidak mensosialisasikan kepada peserta, seberapa penting bobot surat rekomendasi tersebut, apakah nilai CAT, test kesehatan, test wawancara tidak cukup untuk mendapatkan anggota PPS yg berintegritas untuk pelaksanaan pilkada b?Bupati Lampung Selatan periode 2020-2025,sehingga calon anggota PPS harus berhadapan dengan hukum.

Sementara itu ketua Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Kecamatan Ketibung Yani, membenarkan bahwa ada pendelegasian dari KPU Kabupaten untuk rekruitment PPS dengan meminta rekomendasi dari instansi pendidikan setempat.

“Sebenarnya ada pendelegasian dari KPU Kabupaten untuk menambah kouta PPS yg di masih kurang dengan meminta rekomendasi dari instansi pendidikan setempat, tapi saya tidak pernah menganjurkan atau mengarahkan Sarjio untuk memalsukan tanda tangan dan Cap serta rekomendasi dari SD 2 Rangai” ungkap Yani ( Red )